Minggu, 03 Mei 2026

RDP TPL dan DPRD Taput Digelar Terbuka, Pansus Minta Penjelasan Soal Konflik Warga

Taput (utamanews.com)
Oleh: Winner Simanungkalit Selasa, 21 Okt 2025 06:11
 Istimewa

Rapat Dengar Pendapat (RDP) terbuka antara Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) bersama jajaran Pemerintah Daerah dan pihak manajemen PT Toba Pulp Lestari (TPL) digelar di ruang paripurna DPRD Taput, Senin (20/10/2025). Rapat ini menyoroti konflik antara masyarakat dengan perusahaan yang sempat memicu aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

RDP ini dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Sabungan Parapat, yang juga bertindak sebagai moderator. Dalam pembukaannya, Sabungan menjelaskan bahwa pansus dibentuk atas inisiatif DPRD sebagai respons terhadap eskalasi konflik antara warga dan TPL yang dinilai memerlukan perhatian serius dari semua pihak.

"Pembentukan pansus ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab dewan terhadap situasi yang berkembang di tengah masyarakat," ujar Sabungan dalam sambutannya.

RDP ini menjadi pertemuan perdana Pansus yang digelar secara terbuka untuk umum. Sebanyak 15 anggota pansus hadir bersama perwakilan pemerintah daerah dan secara langsung mengajukan pertanyaan serta masukan kepada manajemen PT TPL.
Suasana rapat berlangsung serius dan intens. Anggota pansus bergantian mengajukan pertanyaan kritis kepada perwakilan TPL, yang hadir lengkap bersama timnya. Diskusi berlangsung konstruktif dengan kedua belah pihak menyampaikan argumentasi berdasarkan data dan fakta yang ada.

Perwakilan manajemen TPL yang hadir dalam rapat tersebut antara lain Direktur Janreas Halomoan Silalahi, Jerri Tobing, Robenton Hutapea, Ronal Panjaitan, dan Roy Simangunsong. Mereka memberikan penjelasan mengenai posisi perusahaan terkait konflik dengan masyarakat sekitar wilayah operasional mereka.

Namun hingga rapat berakhir, belum ada kesimpulan ataupun rekomendasi resmi yang disampaikan oleh pansus. Sabungan Parapat menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan pers karena proses pengumpulan informasi dan pendalaman masalah masih berlangsung.

"Tim Pansus belum bisa memberikan keterangan pers atau rilis resmi terkait hasil RDP ini. Masih dalam tahap pembahasan dan pendalaman," ujarnya dari meja pimpinan rapat.
produk kecantikan untuk pria wanita

Sementara itu, usai rapat, sejumlah wartawan telah menunggu di luar ruang paripurna untuk mewawancarai Direktur PT TPL, Janreas Halomoan Silalahi. Kepada media, Janreas menyatakan bahwa perusahaan membuka diri untuk menyelesaikan konflik dan mengedepankan pendekatan dialog.

"Kami berharap ada penyelesaian konflik. Perusahaan ini tidak ingin beroperasi dalam situasi yang penuh gejolak. Untuk memenuhi kebutuhan pasar nasional dan internasional, PT TPL harus jauh dari persoalan konflik," kata Janreas.

Ia juga menegaskan bahwa TPL memiliki komitmen yang kuat untuk bersikap positif terhadap masyarakat, negara, iklim, pelanggan, serta keberlanjutan perusahaan itu sendiri. Komitmen ini menurutnya harus diwujudkan melalui penyelesaian konflik secara konstruktif.

iklan peninggi badan
"Harapan kami, semua pihak yang berkompeten bisa duduk bersama, berdiskusi, dan mencari solusi. Kami juga berharap melalui pansus ini, konflik yang terjadi dapat diselesaikan secara bersama-sama," tegas Janreas.

RDP ini diharapkan menjadi awal dari proses penyelesaian konflik antara masyarakat dengan TPL, dengan pansus DPRD Taput berperan sebagai mediator dalam menjembatani komunikasi antara warga, pemerintah, dan pihak perusahaan.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️