Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk perbaikan ruas jalan Jembatan Merah–Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pengerjaan proyek tersebut direncanakan dimulai pada Juni 2026.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Chandra Dalimunthe, kepada media, Jumat (24/4/2026).
Chandra menjelaskan, Pemprov Sumut terus mengupayakan peningkatan infrastruktur jalan dengan alokasi anggaran yang signifikan. Selain itu, pemerintah provinsi juga berencana menganggarkan perbaikan jalan di Madina pada 2027.
“Perbaikan dan pembangunan jalan serta jembatan bertujuan meningkatkan konektivitas antardaerah, mendukung sektor pariwisata, serta mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas PUPR Sumut menjalankan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Program Strategis Daerah (PSD) guna memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu dan berkualitas.
Bupati Madina Apresiasi Dukungan Pemprov Sumut
Sementara itu, Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas dukungan anggaran tersebut. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di ruang kerjanya di Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Jumat (24/4/2026).
Menurut Saipullah, Pemprov Sumut akan mengucurkan dana sebesar Rp36,5 miliar untuk perbaikan ruas jalan Jembatan Merah–Simpang Gambir, termasuk perbaikan Jembatan Inumon 1 dan Inumon 2.
“Anggaran tersebut juga mencakup pembangunan kembali badan jalan yang tergerus akibat luapan sungai pada akhir November 2025, serta perbaikan sejumlah titik jalan yang mengalami amblas,” katanya.
Selain itu, Pemprov Sumut juga menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk perbaikan ruas jalan Simpang Ulupungkut–Simpang Banyak.
Saipullah menjelaskan, penanganan di wilayah Ulu Pungkut akan mencakup pembangunan struktur pengaman seperti dam dan bronjong untuk mengatasi dampak longsor yang terjadi sebelumnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara atas perhatian besar terhadap Madina, khususnya dalam memastikan akses masyarakat di bidang sosial, pendidikan, dan perekonomian tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia berharap perbaikan dua ruas jalan tersebut dapat segera rampung sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar. “Waktu tempuh menuju Natal yang saat ini mencapai empat hingga lima jam diharapkan bisa kembali normal menjadi sekitar dua hingga tiga jam,” tutup Saipullah.