Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Si Raja Oloan (SRO) Kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat soliditas organisasi melalui pertemuan strategis yang digelar pada Kamis (30/4). Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Bendahara DPC SRO Humbahas, Lamtiar Sihite, dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC Si Raja Oloan Humbahas, Ebenezer Naibaho. Ia hadir didampingi Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Pembangunan Sekretariat, St. Hotlan R. Sihotang, serta sejumlah tokoh adat atau Natua-tua Si Raja Oloan yang turut memberikan pandangan dan arahan.
Selain itu, kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan dari Fraksi Golkar, Juper Sinambela, turut menambah semangat diskusi. Ia memberikan dukungan terhadap berbagai rencana strategis yang tengah disusun oleh pengurus DPC SRO.
Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembahasan adalah mematangkan agenda kerja panitia terkait pelantikan pengurus serta rencana pembangunan Kantor Sekretariat Si Raja Oloan Kabupaten Humbang Hasundutan. Kedua agenda ini ditargetkan dapat terlaksana pada bulan Juni mendatang.
Pembangunan sekretariat dinilai memiliki arti penting bagi organisasi. Selain sebagai pusat kegiatan administratif, sekretariat juga diharapkan menjadi simbol kuatnya persatuan dan solidaritas antar sesama marga Si Raja Oloan.
Marga-marga yang tergabung dalam Si Raja Oloan, seperti Naibaho, Sihotang, Bakara, Sinambela, Sihite, dan Simanullang, diharapkan semakin erat dalam kebersamaan, baik yang berada di wilayah Humbang Hasundutan maupun yang merantau di berbagai daerah.
Tidak hanya membahas agenda organisasi, pertemuan tersebut juga menyoroti kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait masa depan generasi muda di Humbang Hasundutan.
Para tokoh Si Raja Oloan menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi, yakni hilangnya nyawa seorang remaja akibat kenakalan atau kejahatan jalanan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius dalam diskusi.
"Kita sangat prihatin dan menyesalkan adanya kejadian yang merenggut nyawa remaja tersebut. Semoga keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Ketua DPC SRO Humbahas, Ebenezer Naibaho.
Senada dengan hal tersebut, St. Hotlan R. Sihotang menegaskan pentingnya langkah konkret dari berbagai pihak dalam menangani persoalan tersebut. Ia menekankan peran aparat penegak hukum dan dunia pendidikan.
"Kami mendorong aparat hukum untuk bekerja seterang-terangnya dan seadil-adilnya dalam mengungkap kasus ini. Kami juga meminta pejabat di dunia pendidikan untuk lebih serius memperhatikan kondisi moral dan etika anak-anak didik kita di Humbang Hasundutan," tegasnya.
Menutup pertemuan, seluruh pengurus DPC Si Raja Oloan mengajak para pomparan di mana pun berada untuk terus bersatu hati. Dukungan dan doa dari seluruh anggota diharapkan mampu menyukseskan berbagai rencana organisasi ke depan.
Semangat persatuan tersebut ditegaskan melalui semboyan adat yang sarat makna, yakni: "Tampakna do tajomna, rim ni tahi do gogona" yang berarti kebersamaan akan membawa keberhasilan, dan kesepakatan mufakat menjadi sumber kekuatan utama.