Senin, 16 Sep 2019 12:00
  • Home
  • Opini
  • Menerka Kehadiran Tim Mawar Dalam Kerusuhan Mei 2019

Menerka Kehadiran Tim Mawar Dalam Kerusuhan Mei 2019

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dany Sulistiyo, pengamat sosial politik
Selasa, 11 Jun 2019 10:41
Capture
Sampul majalah Tempo terbitan 10 Juni 2019
Pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi Pilres pada 21 Mei 2019, aksi massa yang merupakan simpatisan dari kubu 02 berujung pada kericuhan hingga melewati jam Sahur. Kerugian secara materialpun tak terelakkan, sebagian toko di sekitar tempat kerusuhan terpaksa tutup karena takut akan adanya penjarahan.

Padahal sebenarnya aksi tersebut hanya bisa dilakukan hingga pukul 18.00. Polisi pun telah memberikan toleransi hingga waktu tarawih usai, sampai akhirnya massa berangusr meninggalkan lokasi. Namun ketika malam semakin temaram, massa yang ingin bertindak anarkis semakin banyak.

Bentrokan pun terjadi antara para perusuh dengan polisi. Tindakan provokasi seperti saling lempar batu, petasan hingga bom molotov juga tidak terhindarkan. Aksi kejar- kejaran juga terjadi di Sarinah hingga ke Pasar Tanah Abang. Beberapa fasilitas publik rusak, asrama kepolisian dan bahkan korban jiwa melayang.


Kerusuhan itu juga menjadi pemicu lesunya bisnis hotel. Dimana jumlah pengunjung dan pemasukan per harinya berkurang. Hal ini dialami oleh hotel- hotel yang dekat dengan lokasi kerusuhan. Bahkan saat itu beberapa negara juga telah mengeluarkan travel advice yang merupakan peringatan bagi turis yang sedang berlibur disitu.

Kondisi kerusuhan 21 Mei dan 22 Mei lalu, bahkan turut mengganggu stabilitas ekonomi. Rupiah terdampak dengan nilai tukarnya yang turun beberapa poin. Hal ini tentu menunjukkan bahwa para investor akan bermain lebih aman terlebih dahulu.

Dalam aksi inkonstitusional tersebut, mantan anggota tim Mawar, Fauka Noor Farid ditengarai berada di belakang aksi demonstrasi di sekitar Badan Pengawas Pemilu yang terjadi pada 21-22 Mei lalu.

Fauka merupakan anak buah Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus. Selain itu dirinya juga menjadi bagian dari Tim Mawar yang terlibat dalam penculikan aktivis tahun 1998. Dirinya juga ikut berupaya memenangkan Prabowo Subianto dalam pilpres 2014 dan 2019.

Fauka ditengarai berada dalam kawasan Sarinah, persis di depan Gedung Bawaslu, saat kerusuhan 22 Mei terjadi. Kala itu Fauka tercatat beberapa kali berkomunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya Dahlia Zein tentang kerusuhan yang pecah di kawasan Bawaslu.


Pihak dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandiaga mengatakan bahwa Fauka turut serta dalam merancang demonstras di Bawaslu beberapa pekan sebelumnya. Menurut sumber ini, telah terjadi beberapa kali pertemuan membahas rencana demo yang bertempat di kantor BPN di Jalan Kartanegara Jakarta Selatan.

Sejumlah personel Garda Prabowo, organisasi yang didirikan dan dipimpin Fauka dalam demonstrasi. Salah satunya Abdul Gani Ngabalin, Ia adalah bekas anak buah Rozario Marshal alias Hercules, preman Tanah Abang dan kini sudah ditahan polisi. Tapi Fauka menyangkal memerintahkan Abdul Gani ikut berunjuk rasa.

Nama Tim Mawar dikenal sebagai sebuah tim dalam kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV TNI AD. Tim ini diduga melakukan penculikan aktivis dalam tragedi 1998.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra menuturkan bahwa penyidik terus berupaya menggunakan berbagai sumber untuk mengungkap kasus tersebut.

Asep juga menanggapi salah satu sumber laporan yang berasal dari pihak kepolisian dan mengatakan masih akan mendalaminya, dan semua itu masih dalam penyelidkan kepolisian.


Hal tersebut juga ditanggapi oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang mengungkapkan bahwa Polri akan buka- bukaan mengenai tokoh- tokoh yang diduga menjadi dalang kerusuhan di Jakarta pada 21- 22 Mei 2019 lalu.

"Kita ingin penjelasan detail dan lengkap mengenai tokoh- tokoh yang ditangkap. Besok, Jam 10.00 WIB, akan disampaikan oleh timnya yang berwenang", tutur Wiranto.

"Penjelasan secara detail mengenai tokoh- tokoh yang ditangkap, kenapa sebabnya, alasannya apa, besok itu akan lebih lengkap disampaikan ke publik. Jadi bukan informasi lagi, darI berita acara pemeriksaannya", tutur Wiranto.

Pada tahun 98 Prabowo boleh jadi tidak terlihat secara langsung dalam garis komando Tim Mawar yang beranggotakan para anak buahnya yang personel Kopassus itu. Namun, bukan mustahil juga yang memerintahkan penculikan tersebut atas titah mertuanya, sebagaimana diungkap dalam dokumen rahasia AS.
Editor: Iman

T#g:22 MeiCulik
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Mei 2019 19:28

    Terkait Pengamanan Unjuk Rasa 22 Mei, LADN Humbahas Apresiasi Kinerja TNI/POLRI

    Masyarakat Humbahas menilai positif atas kinerja TNI/POLRI dalam hal pengamanan unjuk rasa di depan Kantor KPU RI dan Kantor Bawaslu RI, pada tanggal 22 Mei 2019 yang lalu di Jakarta. Polisi dinilai t

  • Senin, 27 Mei 2019 11:47

    PMII Langkat Apresiasi Kinerja TNI dan Polri Dalam Pengamanan Pemilu 2019

    Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Langkat-Binjai mengapresiasi kinerja aparat keamanan TNI/Polri yang telah bekerja maksimal mengamankan aksi unjuk rasa di berbagai tempat, khususnya di gedu

  • Sabtu, 25 Mei 2019 12:25

    Kerusuhan 22 Mei, Murni Gerakan Inkonstitusional

    Setelah pengumuman resmi dilakukan oleh KPU, segerombolan massa melakukan aksi unjuk rasa di beberapa titik sebagai wujud penolakan terhadap hasil Pilpres 2019 yang memenangkan paslon nomor 01 Joko Wi

  • Sabtu, 25 Mei 2019 07:55

    Persatuan Adalah Kemenangan Bersama Seluruh Warga Bangsa

    21 Mei Dinihari merupakan hari dimana pengumuman resmi dari KPU telah menunjukkan bahwa Indonesia telah resmi menjadikan Jokowi sebagai Presiden 2 periode.Segala ucapan pun hadir dari berbagai kalanga

  • Kamis, 23 Mei 2019 14:53

    Kapolres dan Komandan Kodim 0824/Jember Patroli Wilayah

    Setelah melakukan Sholat Ashar, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo bersama Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar melaksanakan Patroli Bersama, Rabu (22/05/2019).Sasaran patroli yang.meng

  • Rabu, 22 Mei 2019 22:52

    TNI Mendukung Penuh Polri Dalam Menjaga Keamanan Negara

    Pasca pengumuman hasil pemilihan Presiden tahun 2019 yang telah diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 21 Mei 2019, Selasa dini hari, situasi keamanan di Ibu Kota negara

  • Minggu, 13 Jan 2019 11:03

    Oknum Polri Kena Dor Setelah Diburu Polres Banjarbaru Semalaman

    Oknum Polri yang diduga pelaku penculikan terhadap siswi SMPN 5 Banjarbaru yaitu AG, melarikan diri saat pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan di Mapolres Banjarbaru, Sabtu (13/1/2019) sekitar pukul

  • Jumat, 02 Nov 2018 07:02

    3 Isu Penculikan Anak Di Wilayahnya, Kapolres Pelabuhan Belawan: Itu HOAX

    Maraknya isu penculikan anak beberapa hari belakangan ini di media sosial membuat resah masyarakat. Ada kabar yang dilakukan dengan berbagai modus di antaranya modus perempuan gila, pendatang keliling

  • Senin, 04 Jun 2018 20:54

    Aksi Heroik Babinsa Koramil 13/PST Gagalkan Aksi Penculikan Anak 4 Tahun

    Babinsa Koramil 13/PST Serda Zulfitri Matondang menggagalkan penculikan terhadap bocah perempuan berusia 4 tahun berinisial AN yang dilakukan seorang pemuda tidak dikenal, Senin (4/6/2018).Informasi d

  • Selasa, 08 Mei 2018 21:18

    Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Anak di Bandara Kualanamu

    Pelaku penculikan anak di bawah umur asal Aceh, YO (41) warga Desa Siantan Hulu, Pontianak, Kalimantan Barat ditangkap di Bandara Kualanamu pada Senin (7/5/2018) malam.Informasi diperoleh pada Selasa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak