Rabu, 06 Mei 2026

Togel dan Judi Tembak Ikan 'Ala Tapanuli Utara'

Taput (utamanews.com)
Oleh: Robi Jumat, 18 Jun 2021 10:18
 Istimewa

Sebutan 'Toto gelap' atau yang sering dikenal dengan TOGEL merupakan suatu permainan lotere yang bersifat judi. Dan, peredarannya terkesan senyap ditengah masyarakat.

Begitu juga Mesin Tembak Ikan yang menjadi lahan perjudian yang empuk. Sebabnya empuk, karena permainan ini sangat cepat meraup kemenangan. Tapi, begitu juga sebaliknya, kalahpun sangat cepat. Sifatnya judi nilai uang ditukarkan untuk membeli berupa koin.

Kedua permainan judi ini, Togel dan Tembak Ikan sudah lama ada dan sampai saat ini. Banyak yang ditangkap para penulisnya. Namun, yang namanya 'Bandar-Togel' atau sebutan lainnya Cukong, belum pernah kedengaran tertangkap.
Di daerah kabupaten Tapanuli Utara (Taput), kedua permainan ini ada dan, sudah berlangsung beberapa Tahun. Pemberitaan di media online dan cetakpun sudah banyak memberitakan. Beberapa pemerhati pun sering menuliskan keberatannya pada dinding akunnya, namun, hal ini tidaklah membuat kecut para cukong judi ini.


Kerinduan masyarakat dan beberapa elemen akan hadirnya supremasi hukum, untuk menegakkan hukum setinggi-tingginya dengan seadil-adilnya. Tidak, terkesan tebang-pilih penangkapan hanya para penulis saja. Untuk menjelaskan dan membuktikan masih adanya keteraturan yang baik.

Hal ini dijelaskan Winner Simanungkalit, Sekretaris Dewan Pimpinan Kabupaten Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Anarkhis dan Tawuran (DPK-GEPENTA) Taput.

"Sudah seharusnya supremasi hukum ditegakkan setinggi-tingginya dengan seadil-adilnya. Togel dan Tembak Ikan ini sifatnya judi, mengapa kesannya tidak ada yang mampu menutupnya. Nah, hal inilah yang sering kedengaran ditengah-tengah masyarakat, bahwa togel dan Tembak Ikan diduga diback up oleh aparat. Jika tidak ada yang memback up, mengapa sangat leluasanya permainan ini berlangsung setiap harinya dalam kurun lebih-kurang tiga tahun ini? Mana, aparat negara yang menegaskan hukum yang berkeadilan!", ungkap Winner, Jumat (18/6).

produk kecantikan untuk pria wanita
Rasa kecewa yang terpancar dari pengurus ormas ini, sangat terasa. Kepada UTAMANEWS, beliau mengutarakan hal-hal yang 'ganjil' terjadi di Taput. Juga, mengatakan bahwa semua sama di "mata hukum'.

"Bandar atau Cukong kedua judi ini belum pernah saya dengar tertangkap,. Hanya penulis yang pernah saya dengar tertangkap. Apakah hanya di Taput yang seperti ini penegakan hukumnya? Saya mulai ragu, apakah masih ada yang melakukan fungsi 'Supremasi hukum' di Taput?. Dan, bagaimana berjalannya 'mata hukum' jika aparat penegak hukum diduga membackup pelanggaran tersebut. Bagaimana hal ini dikatakan mencerdaskan anak bangsa. Harusnya, hukum adalah panglima tertinggi, bukan produk mainan aparat penegak hukum", imbuhnya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️