Senin, 23 Sep 2019 19:07
  • Home
  • Opini
  • Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Iman Surbakti, alumni Fisip USU
Selasa, 20 Nov 2018 12:20
Biro Setpres
Presiden dan Ibu Negara bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26 dari Bandar Udara Internasional Mopah di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (17/11).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26. Menurut keterangan pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jokowi dan rombongan berangkat menuju Papua Nugini dari Bandar Udara Internasional Mopah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Jokowi berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pukul 08.20 WIT, Sabtu (17/11).

Pada pertemuan tersebut, Presiden RI menerima paparan oleh the APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia mengenai perkembangan- perkembangan ekonomi di Asia Pasific. Selain itu, Presiden RI melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela. Pertemuan bilateral ini membawa pengaruh yang sangat signifikan bagi Pemerintahan Indonesia. Hal ini tentunya membuat penilaian Indonesia sebagai negara yang mampu mengelola perekonomiannya di mata negara Pasifik.

Presiden RI turut melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill mengenai hubungan Indonesia-Papua Nugini. Hal ini turut membawa dampak positif bagi Indonesia karena Papua Nugini merupakan negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia.


Pertemuan bilateral dengan masing-masing negara Pasifik merupakan prioritas Indonesia dalam pengembangan kerja sama terkait konektivitas. Hal ini meninjau dampak positif dari adanya konektivitas yang memadai akan memudahkan akses bagi negara-negara Pasifik untuk menjangkau perekonomian dunia. Adanya hal tersebut, Pemerintah Indonesia turut mengupayakan menjalin komunikasi secara intensif agar hal tersebut terwujud.

Komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia merupakan bukti upaya intensifikasi kerja sama dengan negara-negara Pasifik. Selain konektivitas, persoalan yang dibahas ialah program pengembangan kapasitas terkait isu-isu kelautan, penanganan dampak perubahan iklim, dan pengembangan kerja sama bidang ekonomi.

Pembahasan isu-isu di atas merupakan persoalan yang akan menjadikan perekonomian Indonesia semakin menguat dari sisi kelautan. Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia dan negara-negara Pasifik memiliki kesamaan secara geografis. Terwujudnya hal ini tentu telah diupayakan oleh pemerintah melalui pertemuan-pertemuan dengan pemimpin negara-negara Pasifik sebagai penyatuan visi dan pandangan.

Sela-sela pertemuan APEC tersebut, Presiden RI turut menjalin komunikasi dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping membahas mengenai program pembangunan infrastruktur di kawasan Pasifik. Seperti diketahui bahwa RRT sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur sebagai landasan konektivitas. Hal ini tentu sesuai dengan kebutuhan negara-negara Pasifik. Konektivitas akan memudahkan setiap pergerakan yang tentu akan menunjang perekonomian.


Penutupan agenda pertemuan APEC ke-26, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri jamuan makan malam dan pertunjukan kebudayaan bagi Pemimpin APEC. Dalam perjamuan tersebut, Presiden turut serta didampingi beberapa pejabat RI.

Meninjau begitu intensifnya Pemerintah dalam mengupayakan kemajuan ekonomi tentu perlu adanya dukungan dari berbagai lini agar tujuan tersebut dapat dirasakan oleh Indonesia. Kerja dan upaya Pemerintah sulit tercapai jika keadaan didalam negeri masih adanya gejolakpenolakan. Hal ini tentu menjadi sorotan internasional mengenai keadaan dalam negeri Indonesia. Sehingga perlu dilakukannya dukungan mulai dari masyarakat untuk mengabarkan bahwa Pemerintah berupaya membawa program-program tersebut untuk kemajuan bangsa dan negara. Dukungan tersebut mutlak dibutuhkan sebagai bangsa yang besar karena Indonesia melalui Pemerintah hadir sebagai sebuah negara yang sangat berperan bagi dunia.

Meninjau hal itu pula, dapat dinilai bahwa kunjangan kerja Presiden Joko Widodo dalam pertemuan APEC ke-26 dan pertemuan-pertemuan bilateral merupakan aksi nyata Pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara. 

Editor: Sam

T#g:APECperbatasan
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Sep 2019 09:08

    Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad Gelar Donor Darah di Perbatasan RI-PNG

    Dalam rangka memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI) ke-74 tahun yang jatuh pada tanggal 17 September, Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Pamtas RI-PNG) Yonif Mekanis

  • Jumat, 06 Sep 2019 12:16

    AKBP Ikhwan Lubis SH MH Dampingi Kapoldasu Sambut Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC

    Pangdam I/BB Mayjen TNI M.S. Fadhilah bersama Irjen Pol Drs Agus Andrianto S.H., M.H selaku Kapolda Sumatera Utara, didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH menyambut kedatangan P

  • Jumat, 30 Agu 2019 09:20

    Panglima TNI Bertemu Pangab Timor Leste di Pos Lintas Batas Motaain NTT

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bertemu Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Timor Leste Mayjen Lere Anan Timur di Pos Lintas Batas Motaain Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 29/8/20

  • Rabu, 28 Agu 2019 08:28

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Gelar "Touring Kemerdekaan"

    Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) bersama PT ACP-APM Merauke menggelar bhakti sosial dalam rang

  • Kamis, 22 Agu 2019 07:42

    TNI-SAF Tuntaskan Latihan Posko Penanggulangan Terorisme Wilayah Perbatasan

    Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Singapore Armed Forces (SAF) menuntaskan latihan Posko penanggulangan terorisme pada wilayah perbatasan dalam latihan bersama (Latma) Counter Terrorism Command Pos

  • Sabtu, 17 Agu 2019 20:47

    Dari Titik 0 Km Merauke, Satgas Yonif 411 Kostrad Peringati HUT Ke-74 RI dan Ikrar Kesetiaan NKRI Bersama Warga Perbatasan

    Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di perbatasan, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pandawa Kostrad bersama warga perbatasan

  • Sabtu, 27 Jul 2019 15:27

    Panglima TNI: Prajurit Satgas Pamtas Harus Tetap Jaga Nama Baik Satuan

    Prajurit TNI yang akan ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Sektor Barat dari Batalyon Infanteri

  • Minggu, 05 Mei 2019 12:05

    Satgas Pamtas Yonif 126/KC Amankan Senjata Pistol Di Perbatasan RI-PNG

    Satgas Pamtas Yonif 126/KC melaksanakan sweeping dengan mengamankan 1 pucuk Senjata Pistol Softgun Harford di Jalan Trans Papua Kampung Uskuard Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Sabtu (4/05/2019).Penem

  • Selasa, 30 Apr 2019 03:30

    Terimakasih Para Pejuang Demokrasi

    Hajat besar Indonesia telah dilalui, di tengah gegap gempita klaim saling unggul tentu ada beberapa pihak yang sudah sepatutnya kita apresiasi dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Seperti mereka ya

  • Sabtu, 20 Apr 2019 12:20

    Prajurit Satgas Yonif 126/KC Hadiri Ibadah Jumat Agung di Gereja GKI Pison

    Prajurit Satgas Yonif 126/KC Pos Kotis yang beragama Kristen melaksanakan ibadah Kebaktian Jumat Agung bersama dengan Jemaat Gereja GKI Pison di Kampung Wonorejo, Distrik Mannen, Keerom, Jum'at (

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak