Kamis, 27 Feb 2020 12:10
  • Home
  • Opini
  • Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Memajukan Bangsa dan Negara

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Iman Surbakti, alumni Fisip USU
Selasa, 20 Nov 2018 12:20
Biro Setpres
Presiden dan Ibu Negara bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26 dari Bandar Udara Internasional Mopah di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (17/11).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Port Moresby, Papua Nugini untuk menghadiri Pertemuan Pemimpin APEC ke-26. Menurut keterangan pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jokowi dan rombongan berangkat menuju Papua Nugini dari Bandar Udara Internasional Mopah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Jokowi berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pukul 08.20 WIT, Sabtu (17/11).

Pada pertemuan tersebut, Presiden RI menerima paparan oleh the APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia mengenai perkembangan- perkembangan ekonomi di Asia Pasific. Selain itu, Presiden RI melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela. Pertemuan bilateral ini membawa pengaruh yang sangat signifikan bagi Pemerintahan Indonesia. Hal ini tentunya membuat penilaian Indonesia sebagai negara yang mampu mengelola perekonomiannya di mata negara Pasifik.

Presiden RI turut melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O'Neill mengenai hubungan Indonesia-Papua Nugini. Hal ini turut membawa dampak positif bagi Indonesia karena Papua Nugini merupakan negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia.


Pertemuan bilateral dengan masing-masing negara Pasifik merupakan prioritas Indonesia dalam pengembangan kerja sama terkait konektivitas. Hal ini meninjau dampak positif dari adanya konektivitas yang memadai akan memudahkan akses bagi negara-negara Pasifik untuk menjangkau perekonomian dunia. Adanya hal tersebut, Pemerintah Indonesia turut mengupayakan menjalin komunikasi secara intensif agar hal tersebut terwujud.

Komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia merupakan bukti upaya intensifikasi kerja sama dengan negara-negara Pasifik. Selain konektivitas, persoalan yang dibahas ialah program pengembangan kapasitas terkait isu-isu kelautan, penanganan dampak perubahan iklim, dan pengembangan kerja sama bidang ekonomi.

Pembahasan isu-isu di atas merupakan persoalan yang akan menjadikan perekonomian Indonesia semakin menguat dari sisi kelautan. Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia dan negara-negara Pasifik memiliki kesamaan secara geografis. Terwujudnya hal ini tentu telah diupayakan oleh pemerintah melalui pertemuan-pertemuan dengan pemimpin negara-negara Pasifik sebagai penyatuan visi dan pandangan.

Sela-sela pertemuan APEC tersebut, Presiden RI turut menjalin komunikasi dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping membahas mengenai program pembangunan infrastruktur di kawasan Pasifik. Seperti diketahui bahwa RRT sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur sebagai landasan konektivitas. Hal ini tentu sesuai dengan kebutuhan negara-negara Pasifik. Konektivitas akan memudahkan setiap pergerakan yang tentu akan menunjang perekonomian.


Penutupan agenda pertemuan APEC ke-26, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri jamuan makan malam dan pertunjukan kebudayaan bagi Pemimpin APEC. Dalam perjamuan tersebut, Presiden turut serta didampingi beberapa pejabat RI.

Meninjau begitu intensifnya Pemerintah dalam mengupayakan kemajuan ekonomi tentu perlu adanya dukungan dari berbagai lini agar tujuan tersebut dapat dirasakan oleh Indonesia. Kerja dan upaya Pemerintah sulit tercapai jika keadaan didalam negeri masih adanya gejolakpenolakan. Hal ini tentu menjadi sorotan internasional mengenai keadaan dalam negeri Indonesia. Sehingga perlu dilakukannya dukungan mulai dari masyarakat untuk mengabarkan bahwa Pemerintah berupaya membawa program-program tersebut untuk kemajuan bangsa dan negara. Dukungan tersebut mutlak dibutuhkan sebagai bangsa yang besar karena Indonesia melalui Pemerintah hadir sebagai sebuah negara yang sangat berperan bagi dunia.

Meninjau hal itu pula, dapat dinilai bahwa kunjangan kerja Presiden Joko Widodo dalam pertemuan APEC ke-26 dan pertemuan-pertemuan bilateral merupakan aksi nyata Pemerintah demi kemajuan bangsa dan negara. 

Editor: Sam

T#g:APECperbatasan
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Sabtu, 22 Feb 2020 19:22

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Bagikan Pakaian Layak Pakai

    Untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat binaannya, Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Bupul 13, secara rutin melaksanakan keg

  • Kamis, 20 Feb 2020 01:20

    Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan Olah Kemiri

    Sebagai wujud mendorong kelancaran dan kemajuan usaha warga di perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas

  • Senin, 17 Feb 2020 22:17

    Prajurit TNI Bantu Warga Bangun Rumah di Pedalaman Papua

    Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad yang sedang melaksanakan tugas di Papua, di bawah pimpinan Letkol Inf Dodi Nur Hidayat sebagai Komandan Satgas (Dansatgas), membantu m

  • Senin, 17 Feb 2020 09:17

    TNI AD dan PNGDF Gelar Patroli Patok Bersama di Perbatasan RI-PNG

    Persahabatan dan kebersamaan pasukan tentara dari dua negara yang bertetangga diperlihatkan oleh TNI AD, dalam hal ini Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan Papua Nugini Defence Force (PNGDF) dar

  • Jumat, 14 Feb 2020 00:14

    Satgas TNI AD Berikan Pakaian Layak Pakai Kepada Warga di Pedalaman Papua

    Prajurit TNI AD dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kondo, dipimpin Danpos Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi, S.Tr. (Han)., membagikan pakaian layak pakai kepada masyarakat Kampung Kond

  • Selasa, 11 Feb 2020 12:21

    Terluka Kena Parang, Warga Papua Nugini Diobati Anggota Yonif 411 Kostrad

    Tim Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, memberikan pertolongan medis kepada warga Papua Nugini bernama Simon Jack (44 th) yang meminta bantuan ke Pos Kout di Kampung Sota, Distrik

  • Jumat, 31 Jan 2020 10:21

    Bupati Sergai Paparkan Potensi Pulau Berhala

    Potensi Pulau Berhala bisa lebih dimaksimalkan dengan adanya Peraturan Daerah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) No. 12 tahun 2006 Tentang Pengelolaan Pulau Berhala sebagai Kawasan Eco Marine Tourism

  • Minggu, 26 Jan 2020 22:26

    Hari Gizi dan Makanan 2020, Prajurit Kostrad Ajak Anak-Anak Perbatasan Minum Susu

    Dalam rangka memperingati Hari Gizi dan Makanan yang diperingati setiap tanggal 25 Januari, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kondo mengajak anak-anak di perbatasan RI-PNG minum susu b

  • Sabtu, 25 Jan 2020 22:55

    Wadansatgas Yonif 411 Kostrad Dampingi Plt. Sekretaris BNPP RI Tinjau PLBN Sota di Papua

    Wakil Komandan (Wadan) Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang, mendampingi Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia Dr. H. Suhaj

  • Jumat, 24 Jan 2020 13:24

    Prajurit Penjaga Perbatasan RI-PNG Ajarkan Mama-Mama Papua Cara Membuat Kue

    Selain menjalankan tugas pokok menjaga keamanan di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) dan dalam rangka pemberdayaan keterampilan masyarakat, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yoni

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak