Kamis, 21 Mei 2026

Tuding Polisi salah tangkap, ratusan masyarakat Beguldah kembali geruduk Polres Binjai

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 15 Nov 2022 15:35
Massa memblokade pintu masuk ke Polres Binjai, Selasa (15/11)
Istimewa

Massa memblokade pintu masuk ke Polres Binjai, Selasa (15/11)

Dengan mengendarai beberapa unit mobil jenis Pick Up, sekitar 100 orang warga yang berasal dari Desa Baguldah, Desa Tanjung Mangusta dan Desa Tembis yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, menggeruduk Mapolres Binjai yang beralamat di Jalan S. Hasanuddin, Binjai Kota, Selasa (15/11) siang, sekira pukul 12.30 Wib.

Menurut warga, kedatangan mereka ke Mapolres Binjai karena ada salah seorang warga Beguldah yang diamankan oleh Personil Satreskrim Polres Binjai karena diduga terlibat dalam aksi pembakaran sebuah Pos yang berada di Kelurahan Bakti Karya.
Ratusan massa itu juga menilai, penangkapan warga yang diketahui bernama Johannes Sembiring alias Gojo oleh Personil Polres Binjai, tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Tidak hanya melakukan unjukrasa, ratusan warga dari 3 Desa tersebut juga terlihat berkumpul sembari membentang tikar di depan Pos penjagaan, sehingga kendaraan berjenis Mobil tidak dapat melintas karena menutup akses jalan masuk menuju Polres Binjai.
"Kami minta Gojo dibebaskan. Dia tidak bersalah," ungkap massa saat menyuarakan tuntutannya yang dikawal puluhan personil Polres Binjai.
Penangkapan Johannes Surbakti alias Gojo tersebut menurut warga terjadi sekitar pukul 10.30 Wib di sebuah warung kopi yang ada di Desa Beguldah.

"Tadi ada sekitar 6 mobil yang datang untuk menangkap bang Gojo. Awalnya polisi beralasan mau menangkap warga bernama Ciplek, tapi kenapa bang Gojo yang diamankan," ungkap warga sekitar yang mengaku bernama Ruth Elviana br Ginting, yang mengaku melihat langsung penangkapan tersebut.

Pada saat diamankan, lanjut Ruth, Gojo sedang meminum kopi bersama beberapa orang kawannya di sebuah warung Kopi. Bahkan penangkapan itu tidak diketahui oleh Kepling kami yang saat itu sedang ke acara pesta.
"Pada saat penangkapan itu memang agak sepi, karena banyak warga yang sedang pergi ke tempat pesta dan sebagian lagi sedang ke ladang," lanjutnya.

Warga lainnya menyebutkan, pada saat terjadinya aksi pembakaran Pos yang terjadi sekitar sebulan yang lalu, Gojo pada saat itu sedang bersama warga di Desa Beguldah.

"Katanya ada yang melihat Gojo membakar pos itu. Tapi pada saat terjadinya pembakaran, ia (Gojo-red) bersama kawannya yang bernama Darwan sedang kumpul bersama kami di Desa Beguldah," ungkap warga lainya.

iklan peninggi badan
Dalam aksi itu, massa juga meminta Polres Binjai agar segera menindaklanjuti laporan warga yang sampai saat ini belum ada perkembangannya.
"Kami sudah melapor adanya aksi kriminal seperti pembegalan dan pemukulan. Namun sampai saat ini laporan itu tidak ada perkembangannya sama sekali," tegas mereka.

Hingga pukul 14.30 Wib, ratusan warga dari 3 Desa tersebut masih terus bertahan di Mapolres Binjai. Mereka mengatakan akan terus bertahan di tempat itu hingga rekannya yang baru ditangkap dibebaskan.

Terpisah, Kasi Humas Polres Binjai Iptu Junaidi, saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan seluler WhatsApp, belum menjawabnya.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later