Kecamatan Pandan mengukuhkan posisinya sebagai pelopor tertib birokrasi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada saat upacara Apel Kesadaran Nasional yang digelar pada Senin (18/5/2026).
Pasalnya, dari 20 Kecamatan di Tapteng, Kecamatan Pandan menjadi wilayah pertama yang melaksanakan penandatanganan pakta integritas. Prosesi penandatanganan komitmen anti korupsi dan peningkatan kinerja ini, melibatkan para Kepala Desa, Lurah, Kepala Lingkungan (Kepling) dan Kepala Dusun.
Dalm arahannya, Toumbur Rajagukguk selalu Camat Pandan menegaskan pentingnya disiplin kerja, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga meminta jajarannya segera menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Jika berkolaborasi dengan pemerintah kelurahan, penanganan akan lebih cepat. Kita ingin masyarakat segera terbantu,” tegasnya Toumbur.
Dia juga menekankan, bahwa penandatanganan pakta integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata dalam menjalankan tugas. Ia bahkan tidak akan segan-segan mengambil tindakan terhadap aparatur yang melanggar.
“Setelah ini saya tidak peduli, jika ada yang salah akan langsung ditindak. Kita harus sadar fungsi, tugas, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya di Apel Kesadaran Nasional di lapangan Kantor Camat Pandan.
Toumbur juga menyoroti persoalan penyaluran bantuan bencana yang dinilai kerap mengalami penyusutan di tingkat bawah. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius dan tidak boleh terulang.
“Bupati selalu menekankan soal bantuan bencana. Jangan sampai bantuan itu berkurang saat sampai ke masyarakat. Ini tidak boleh terjadi,” sebutnya.
Camat Pandan juga mengingatkan, supaya aparatur menghadirkan pelayanan yang solutif, bukan mempersulit masyarakat, serta tidak membawa persoalan pribadi ke dalam tugas Pemerintahan.
“Kita ini abdi masyarakat. Kita yang melayani, bukan dilayani. Jangan sampai ada pungutan liar yang justru merugikan diri sendiri,” ucapnya.
Sementara itu, karena belum semua dari 82 kepling yang hadir, Camat mengingatkan seluruh aparatur untuk serius menjalankan tugas. Ia juga menegaskan akan melindungi aparatur yang bekerja baik dan konsisten, meski menghadapi tekanan atau kritik masyarakat.
“Kalau bapak - ibu konsisten bekerja dengan baik, saya akan lindungi. Tapi jangan ada yang main-main dalam menjalankan tugas,” katanya.
Sebelumnya, dokumen pakta integritas tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekretaris Camat (Sekcam) Pandan, Horan Jawa, untuk proses pengarsipan dan pengawasan lebih lanjut.
Langkah proaktif Kecamatan Pandan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi 19 Kecamatan lainnya di Tapanuli Tengah dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik di tingkat akar rumput.