Senin, 22 Okt 2018 15:56
HUT Pemkab Labuhanbatu

Bermodalkan SPT Palsu Ditreskrimsus Poldasu, 4 Pria Intimidasi Kepala Desa

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Jumat, 05 Okt 2018 21:55
Junaidi
Mengaku sebagai polisi, empat pria masing-masing berinisial NY, JES, MIG, dan MY warga Medan diamankan Polsek Kampung Rakyat, Jumat (5/10/2018) sekira pukul 14.30 Wib.

Keempat pria ini disergap personil Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat di Kantor desa Perkebunan Perlabian lantaran menakuti Kepala desa dengan surat penyidikan dugaan penyalah gunaan dana desa se-kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

"Ya empat pria ini kita sergap di kantor Kepala desa Perkebunaan Perlabian tadi siang sekira pukul 14.30 Wib," kata Kapolsek Kampung Rakyat AKP Hitler Sihombing.

Dijelaskannya penangkapan keempat pria tersebut berdasarkan informasi yang diterima dari pemerintah kecamatan dan desa pada hari Kamis (4/10/2018) kemarin, bahwa ada empat orang mengaku sebagai polisi, yang katanya ingin mengantar surat penyelidikan dugaan penyelewengan dana desa kepada Kades se kecamatan Kampung Rakyat Labuhanbatu Selatan.

"Mengetahui hal tersebut, saya langsung perintahkan Tim Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda. Ramses Panjaitan untuk menyetting agar keempat pelaku datang ke kantor desa untuk dilakukan penangkapan, dan setelah berkordinasi dengan kepala desa, kemudian kepala desa menyuruh para pelaku ini datang ke kantornya, setelah datang di kantor desa perkebunan Perlabian di situlah kemudian kita lakukan penyergapan," ungkap Kapolsek.

Sementara Kepala desa Perkebunan Perlabian Sartono, Kepala desa Perlabian Irhamsyah Lubis dan Kepala desa Pekan Tolan H. Replin membenarkan. "Awalnya saya yang ditelepon oleh mereka agar saya menyampaikan kepada kepala desa lain agar berkordinasi mengenai penyalah gunaan dana desa, mengetahui hal tersebut saya sampaikan hal itu kepada Camat Bahwa ada orang yang mengaku polisi ingin mengantar surat penyidikan dana Desa," jelas Kades Perlabian Irhamsyah Lubis saat di Mapolsek Kampung Rakyat.

Setelah itu, lanjutnya, lantaran curiga pihaknya pun melaporkan hal tersebut ke Polsek Kampung Rakyat. "Kita curiga bahwa orang yang mengaku polisi ini bukan polisi beneran, itu makanya kita laporkan ke Polsek kampung Rakyat," kata Kades.

Setelah dilapor ke Polsek Kampung Rakyat, Kapolsek memerintahkan para Kades untuk menyuruh pelaku datang ke kantor Desa untuk dilakukan penangkapan. "Polsek suruh kita layani mereka, setelah datang kita langsung lapor ke petugas agar dilakukan penangkapan, dan ternyata benar mereka datang ke kantor saya memberikan surat penyidikan dugaan penyalah gunaan dana desa, begitu mereka sampai, kita kordinasikan ke polisi, hingga petugas datang menangkap mereka," ujar Kades Perkebunan Perlabian.

Saat ini keempat pria tersebut beserta barang bukti berupa 1 unit mobil Toyota Avanza warna Hitam BK 1851 RK, 1 Pucuk senjata api mainan jenis revolver berikut sarung senjata, 7 lembar SPT dari kepolisian yg diduga palsu, 2 lembar Surat Proposal permohonan bantuan Dana dari Kabid Humas yang ditujukan kepada Kadis PU dan Diknas Labusel.

Selanjutnya 5 unit HP, 2 unit flash disk, 1 buah stempel dengan tulisan Kepala Kepolisian berikut bantalannya, 1 buku agenda kerja, 1 buku block notes, 1 buah kalung dengan logo Reskrim, 4 lembar uang pecahan Rp100.000 yang berada di dalam amplop berwarna putih, 1 lembar KTA Polri dengan No. KTAP/481/II/2015, dan KTP masing-masing pelaku telah diamankan di Polsek Kampung Rakyat guna penyidikan lebih lanjut.

"Keempat pria ini telah kita amankan di Polsek Kampung Rakyat berserta barang bukti guna proses penyidikan lebih lanjut," tutup Kapolsek.

Editor: Boraspati

T#g:378gadungan
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Kamis, 26 Jul 2018 16:46

    Anak Tanjung Morawa Ditipu, Ingin Sepeda Motor Trail KLX Malah Buntung Puluhan Juta Rupiah

    Berharap dapatkan sepeda motor trail merek Kawasaki KLX baru dan murah, malah membuat Gopal Fernando Hutahayan (24) merugi hingga puluhan juta. Kasusnya berujung laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian

  • Kamis, 19 Jul 2018 16:09

    Tiga Kasus Menonjol Berhasil Diungkap Polres Nias Dalam Sepekan

    Kepolisian Resort Nias, Sumatera Utara berhasil mengungkap tiga kasus menonjol yang terjadi di wilayah hukum Polres selama sepekan terakhir, yakni curanmor, judi online dan pengungkapan aktor pembobol

  • Selasa, 22 Mei 2018 14:22

    Lion Air "Polisikan" 9 Pilot & 1 Karyawan

    Lion Air Group menyampaikan keterangan resmi mengenai sembilan (9) penerbang (pilot) serta satu (1) karyawan yang ditahan Polisi karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum sesuai ketentuan sebaga

  • Selasa, 13 Mar 2018 11:43

    Arifin Siregar, Polisi Gadungan, Diringkus Warga Kampung Pajak, Labura

    Warga Desa Kampung Pajak, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), menangkap seorang pria yang ngaku-ngaku sebagai anggota polisi, pada Senin (12/3/2018) sekitar pukul 19.00 WIB. 

  • Selasa, 13 Mar 2018 06:43

    Poldasu berhasil amankan 11 dari 76 mobil dari komplotan Nova Zein

    Tak berapa lama setelah penangkapan Nova Zein (NZ), otak pelaku dugaan penipuan dan penggelapan puluhan unit mobil, Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum Pold

  • Rabu, 03 Jan 2018 11:03

    Mengaku Kasi Intel Kajari, Pria Ini Peras Kadis Perkim Sergai

    Danil Harahap, 35 tahun, warga Dusun 3 Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah, dan Wira Surya, 31 tahun, warga dusun 9 desa Pirdaus kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), harus m

  • Senin, 18 Des 2017 22:58

    Dandim 0824: Masyarakat Agar Waspada Terhadap Penipu yang Catut Nama Saya

    Berbagai aksi penipuan akhir-akhir ini cukup marak dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, bahkan sering dengan mencatut nama pejabat untuk mengelabui mangsanya.Seperti yang terjadi kepada

  • Rabu, 29 Nov 2017 11:19

    Mirip modus penipuan Umroh First Travel, Polres Binjai Ciduk Pasutri dari Medan

    HR dan IR, pasangan suami istri (Pasutri) yang tinggal di Kota Medan, diamankan petugas Sat Reskrim Polres Binjai karena diduga terlibat penipuan umroh."Dalam menjalankan aksinya, kedua tersangka mend

  • Selasa, 14 Nov 2017 18:14

    Dugaan penipuan, CV. Indra Sakti Dilaporkan GAIB ke Polres Kota Tanjung Balai

    Akibat merasa ditipu oleh pihak CV. Indra Sakti melalui perumahan Villa Panola Residence, Husni Syahputra beserta para Korban lainnya dengan didampingi Gabungan Aktivis Independen Bersatu (GAIB) menda

  • Sabtu, 19 Agu 2017 08:59

    Kiki alias Siti Nuraidah Hasibuan ditetapkan sebagai tersangka kasus First Travel

    Polda Metro Jaya telah menetapkan adik bos First Travel, Kiki Hasibuan atau Siti Nuraidah Hasibuan sebagai tersangka. Siti menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana calon jamaah umrah First Travel.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak