Selasa, 28 Apr 2026

Banjir di Hamparan Perak, Sumut

DELI SERDANG (utamanews)
Selasa, 05 Feb 2013 18:16
<br>
 


Sebanyak 655 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Klambir dan Paya Bakung Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang, yang menjadi korban banjir, Minggu (3/2) kemarin, sudah mulai menempati rumah mereka masing-masing. Sebelumnya, warga di delapan dusun tersebut selama dua hari menempati posko pengungsian setelah permukiman warga tersapu banjir akibat meluapnya Sungai Diski.

Warga yang sebelum sempat mengungsi dan sudah kembali pulang ke kediamannya itu, tampak membersihkan lumpur sisa banjir yang telah surut. Selain membersihkan rumah dari Lumpur dan sampah, mereka juga membersihkan lumpur di badan jalan di depan rumahnya masing-masing.

Warga membuang dan mengumpulkan sampah-sampah plastik dan kayu yang terbawa pada saat banjir. Kegiatan bersih-bersih pasca terjadinya banjir itu sendiri tidak hanya dilakukan orang dewasa. Bahkan anak-anak juga terlibat dalam kegiatan bersih-bersih tersebut.

"Saya sudah kembali kerumah sejak sabtu lalu" ujar Sarman. Kendati demikian, ia dan kelima anggota keluarganya tetap bersiaga bila sewaktu-waktu banjir datang lagi. "Sebagian perabotan di rumah ada juga rusak terkena air banjir. Mudah-mudahan tak lagi hujan sehinga Sungai Diski tidak meluap," ujarnya.
Dia dan keluarga sudah membawa kembali perabotan rumah tangganya ke dalam rumah. "Barang-barang di rumah tidak ada yang rusak, paling cuma berlumpur saja. Karena pada saat banjir mulai datang aku sama keluarga sempat mengangkati perabotan dari dalam rumah untuk dibawa keluar," ucapnya.

Luapan aliran Sungai Diski di Hamparan Perak sebelumnya menyapu delapan dusun di dua desa terpisah. Akibatnya, sebanyak 377 unit rumah warga terendam, ketinggian air saat itu mencapai 130 centimeter. Dua posko pengungsian hari itu juga langsung didirikan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Deliserdang, guna menampung sementara ratusan warga yang menjadi korban musibah alam dimaksud.

Camat Hamparan Perak, Faisal Arif Nasution membenarkan warga korban banjir di dua desa sudah kembali menempati rumahnya masing-masing. Dari pengamatan pihaknya kondisi warga kesehatan warga dalam keadaan baik."Alhamdulilah, seluruh warga dalam keadaan sehat dan baik, sejak kemarin mereka sudah kembali pulang. Bahkan posko pengungsian yang tadinya didirikan telah ditutup," kata, Faisal.

Dampak dari luapan aliaran Sungai Diski yang merendam ratusan unit permukiman warga di daerahnya itu sambung dia, disebabkan banjir kiriman yang terjadi di hulu sungai. Meski demikian, dampak dari fenomena alam itu tidak merusak insfrastruktur tanggul disepanjang aliran sungai diwilayah kecamatannya.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Tanggul sungai tidak ada yang rusak, karena banjir terjadi bukan karena jebolnya tanggul, melainkan kondisi air sungai yang meluap diduga dipicu oleh meningkatnya debit air kiriman dari hulu sungai," jelasnya.

Kondisi insfrastruktur Sungai Diski saat ini kata dia, masih dalam keadaan baik. Normalisasi aliran sungai ini kerap dilakukan. Bahkan untuk tahun 2013, pengerjaan normalisasi Sungai Diski sedang berlangsung di Desa Paya Bakung Kecamatan Hamparan Perak.

"Untuk normalisasi di aliaran Sungai Diski Desa Paya Bakung sedang dilaksanakan dan sudah selesai sekitar 200 meter, tapi terpaksa harus dihentikan karena musibah banjir terjadi," ungkapnya.

iklan peninggi badan
Selain di Desa Paya Bakung, normalisasi sebelumnya juga telah selesai dikerjakan pada aliran suangai yang sama di Desa Klambir sepanjang 6 kilometer. "Pada tahun 2012 lalu, normalisasi yang selesai dikerjakan di Desa Klambir 6 kilometer dan Desa Kota Rantang sepanjang 8 kilometer. Jadi untuk kondisi insfrastruktur dalam kondisi baik, hanya saja banjir kiriman dari hulu sungai mengakibatkan air sungai meluap." (Herda)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️