Terlihat lautan masyarakat memadati Lapangan Adam Malik, pada Jumat (24/4/2026) malam, untuk menyaksikan konser rakyat dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-155 Kota Pematangsiantar.
Lagu dan tarian membawa magnet antusias kepada warga yang sejak awal acara hingga penampilan penutup, menjadikan perayaan tahun ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Tampak hadir dilokasi, Kapolres Pematangsiatar AKBP Sah Udur TM Sitinjak, Anggota DPRD Pematangsiantar Cindira dan Metro Bodyart Hutagaol, Kadiskominfo Johanes Sihombing SSTP MSi, Kadis Pariwisata Hamzah F Damanik SSTP MSi, Kadis PUTR Sofian Purba SSos, Dewan Pengawas Perumda Tirta Uli yakni: Ilal Mahdi Nasution dan Dedi Sinaga, serta Direktur Utama Perumda Tirta Uli Arianto ST MM.
Hiasan lampu holo beam menambah suasana megah panggung. Berbagai kalangan larut dalam suasana hiburan yang disuguhkan para penampil lokal dan regional.
Teriakan nyanyian juga terdengar di barisan penonton hingga menciptakan atmosfer pesta rakyat yang hangat dan hidup.
Rangkaian pertunjukan diawali dengan Tarian Sanggar Sihoda, disusul penampilan Tarian STTC. Semarak suasana semakin megaj saat grup musik The Brave tampil, kemudian dilanjutkan Tarian Kreasi Modern STTC yang memukau penonton.
Memasuki puncak acara, musisi R.A.P Trio tampil memukau hingga membakar semangat penonton, sebelum akhirnya Siantar Rap Foundation menutup konser rakyat.
Penampilan penutup ini menjadi magnet utama, dengan perpaduan musik Batak dan Rap modern yang sukses mengajak ribuan penonton bernyanyi bersama hingga berjoget.
Selain itu, deretan stand UMKM turut menjadi pusat perhatian. Warga tampak memadati area stan untuk menikmati kuliner dan produk lokal, memperkuat semangat ekonomi kerakyatan dalam balutan semboyan 'Sapangambei Manoktok Hitei'.
Gelombang manusia yang terus berdatangan menegaskan tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan hari jadi kota.
Dari kejauhan, cahaya panggung berpadu dengan lampu-lampu dari stan pameran, menciptakan panorama malam yang meriah.
Perayaan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap Kota Pematangsiantar.