Pertemuan Counter Terrorism Task Force atau Gugus Tugas Anti Teror di Third Senior Officials Meeting dan Related Meetings Asia Pacific Economic Cooperation (SOM III APEC) 2013 berhasil menyelesaikan tiga dokumen penting terkait dengan counter terrorism.
Demikian disampaikan Deputi Kerjasama Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Hari Purwanto, di Media Center SOM III APEC, Hotel Santika Dyandra, Medan, Sabtu(29/6).
Pertama, telah disetujui dokumen penting mengenai strategis plan. Rencana strategis selama lima tahun ini dimulai 2013 hingga 2017. "Tidak mudah untuk merancang dan mengeluarkan suatu rencana strategis selama lima tahun," ungkapnya.
Dokumen kedua tidak kalah pentingnya, sebab ada keinginan untuk meningkatkan CTTF menjadi kelompok kerja. Dokumen ini akan diserahkan kepada mekanisme yang lebih tinggi untuk dapat disahkan. "Ini akan menjadi hasil konkret dari pertemuan Medan," katanya.
Berikutnya dokumen ketiga, Indonesia memberikan masukan substansi adanya usulan deklarasi yang nanti akan disampaikan oleh para kepala negara dalam KTT APEC Oktober 2013 di Bali.
Kegiatan di Medan diawali dengan Policy Dialog terkait Pengamanan Infrastruktur, Kamis(26/6), dimana dibahas hal-hal yang berkaitan dengan ancaman, kekuatan dan kelemahan, dan juga kesempatan memanfaatkan masing-masing anggota APEC untuk mendapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan memberikan perlindungan terhadap infrastruktur, baik fisik maupun sistem.
Tahun depan, China menjadi tuan rumah kegiatan CTTF, meski begitu Indonesia masih tetap sebagai ketua. Meskipun pertemuan di Medan sudah berakhir, CTTF tetap bekerja untuk menyelesaikan sejumlah dokumen dan menyiapkan program-program inisiatif yang akan dilakukan ke depan melalui moda komunikasi yang ada.(yudi rahmat/dry)