Aksi unjuk rasa menuntut penundaan pelantikan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih untuk periode 2013-2018, hari ini, 13 Juni 2013, tidak akan berpengaruh pada jadwal yang sudah ditetapkan. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Sumatera Utara, Jumsadi Damanik, aksi unjuk rasa tidak akan berpengaruh apapun, sehingga jadwal pelantikan tetap tanggal 17 Juni mendatang. Persiapan sudah rampung 95%.
Sesuai dengan hasil rapat, Senin tanggal 17 Juni 2013 nanti, Menteri Dalam Negeri akan melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih. Usai melantik, Mendagri akan melakukan peninjauan fasilitas umum di Kota Medan. Sedangkan hari Selasa pagi, pasangan Gubsu-Wagubsu terpilih melakukan tugas pertamanya dengan memimpin apel perdana dengan jajaran SKPD Pemrovsu di Lapangan Benteng Medan.
Dari daftar undangan yang didapatkan di kesekretariatan DPRD Sumut di Medan, Rabu (12/06/2013), disebutkan tujuh menteri yang diundang dalam pelantikan itu adalah Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menkominfo Tifatul Sembiring, Menkes Nafsiah Mboi, Mendikbud M. Nuh, Menteri Pertanian Suswono, dan Mensos Salim Segaf Al Jufri
Kemudian, dalam undangan itu tercatat juga nama Panglima TNI Laksmana TNI Agus Suhartono, KSAD Jenderal TNI Moeldoko, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Ketua KPU RI Husni Kamil Manik, Ketua DPR RI Marzuki Alie, Ketua Bawaslu Muhammad, mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo.
Panitia pelantikan juga mengundang 47 tokoh nasinonal seperti Akbar Tanjung, Jenderal (Purn) Luhut Panjaitan, Hotma Sitompul, mantan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus, Letjen (Purn) Cornel Simbolon, Surya Paloh, Syamsir Siregar, mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo, dan mantan Mendagri Mardiyanto.
Selanjutnya, panitia pelantikan itu juga mengundang 16 dubes negara sahabat yakni AS, China, Malaysia, Mesir, Afghanishtan, Azerbaijan, Brunei Darussalam, India, Iran, Libya, Pakistan, Belanda, Sri Langka, Arab Saudi, Suriah, dan Suriname.
Kehadiran 16 dubes itu dilengkapi dengan 15 konsulat jenderal yang berkantor di Medan yakni AS, Jerman, Prancis, Singapura, Australia, Turki, Norwegia, Finlandia, Belgia, Belanda, India, Jepang, Malaysua, Swedia, Thailand.
Selain unsur forum komunikasi pimpinan daerah, pelantikan tersebut juga akan disaksikan seluruh gubernur di Indonesia, serta 33 bupati/wali kota dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota di Sumut.
Kepanitian juga mengundang seluruh pimpinan Komisi DPR RI, 30 anggota DPR RI asal Sumut dan 11 anggota DPR RI yang bukan berasal dari Sumut.
Sebagai bentuk penghormatan kepada pendahulu, kepantiaan pelantikan tersebut juga mengundang seluruh mantan gubernur Sumut, mantan Ketua DPRD Sumut, dan mantan wakil gubernur Sumut. (kiss/bs)