Minggu, 03 Mei 2026

60 guru dididik dan dilatih Pemko Medan agar mampu menghasilkan karya ilmiah

MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 04 Nov 2014 06:14
Pembukaan Diklat Karya Ilmiah Pemko Medan, (3/11)
 HPM

Pembukaan Diklat Karya Ilmiah Pemko Medan, (3/11)

Dalam upaya pengembangan profesi guru, beberapa kegiatan harus dilaksanakan, salah satunya adalah pembuatan karya ilmiah. Kemauan guru menulis akan meningkatkan pengetahuan dan wawasan guru, sebab mereka akan senantiasa terdorong mengumpulkan bahan-bahan tulisan dari berbagai sumber terkait dengan apa yang ditulisnya, kemudian mempelajarinya. Karenanya, karya tulis merupakan syarat mutlak bagi guru, kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Tidak hanya syarat kenaikan golongan saja namun demi peningkatan kualitas guru maupun pendidikan.

Demikian disampaikan Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis ketika membuka diklat karya ilmiah bagi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemko Medan Tahun Anggaran 2014 di Hotel Madani Medan, Senin (3/11).

Apalagi kata Sekda, karya ilmiah sudah menjadi syarat kenaikan pangkat guru dari golongan III/B ke III/C. Langkah ini dilakukan agar para guru sejak dini lebih giat menulis karya ilmiah agar terbiasa. Di samping itu kemungkinan akan diteruskan dengan penerbitan jurnal-jurnal yang menampung karya ilmiah para guru.

Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ini mengakui, membuat karya tulis memang tidak mudah mengingat beban kerja tenaga pendidik yang besar dan berat, baik dalam proses belajar mengajar maupun perannya dalam masyarakat. Mau tidak mau tenaga pendidik harus mempuanyai kemampuan untuk membuat karya ilmiah sebagai persyaratan naik pangkat maupun golongan.
“Untuk itu diklat ini diadakan dalam rangka merangsang guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah menulis, meneliti dan menyusun karya ilmiah yang baik di bidang pendidikan dan dapat diaplikasikan untuk meningkatkan pendidikan, terutama pendidikan di Kota Medan,” kata Sekda yang hadir didampingi Asisten Umum Setdakot Medan Ikhwan Habibi Daulay SH.

Selanjutnya kepada seluruh peserta diklat, Sekda mengingatkan agar benar-benar mengikuti pelatihan ini dengan serius dan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam diklat ini guna meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Medan. Sebab, pendidikan mempuanyai peranan yang sangat besar dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi perkembangan informasi serta teknologi yang sangat cepat.

Dijelaskan Sekda, tahun 2015 akan menghadapi ASEAN Economic Community, dimana negara-negara  ASEAN bebas melakukan perdagangan, termasuk tenaga kerja asing yang ingin mencari pekerjaan di Kota Medan. Jadi untuk menciptakan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif tentunya sangat ditentukan oleh kualitas tenaga kependidikan baik itu guru, kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Dengan begitu tenaga pendidik harus ditingkatkan pengetahuan, wawasan dan informasinya sehingga dapat mentransfer ilmunya kepada murid-muridnya. 

Kepala Kantor Pendidikan dan pelatihan Kota Medan, Fakhruddin SH dalam laporannya menjelaskan, tujuan dilaksanakan diklat ini untuk meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah dalam penelitian terutama penelitian tindakan kelas dan penelitian tindakan sekolah. Di samping itu merangsang para guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk menulis dan meneliti.
produk kecantikan untuk pria wanita

Diklat ini papar Fakhruddin, berlangsung 3 sampai 19 Nopember diikuti 60 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat SD dan SMP di lingkungan Pemko Medan. Sebagai tenaga pengajar didatangkan dari Ditjen Pendidikan Dasar kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan pejabat dari Pemko Medan yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya.

“Sebelum dilaksanakan proses pembelajaran pada diklat ini, lebih dulu dilaksanakan pra-test guna mengetahui kemampuan awal peserta pada saat mengikuti diklat. Skenario pembelajaran dengan menggunakan sistem in class on the job training (praktek di sekolah masing-masing) dan presentasi hasil on the job diakhir pembelajaran,” jelas Fakhruddin. (irwan)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️