Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) tantang lulusan Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan untuk mengambil peran sebagai garda terdepan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pesan tersebut ditegaskan oleh Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng Binsar TH Sitanggang, dalam prosesi wisuda 40 Sarjana Perikanan, Angkatan IV di Gedung Gymnasium SMA Matauli Pandan, Selasa (28/4/2026).
"Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Hari ini bukan hanya seremoni kelulusan, tetapi merupakan titik awal pengabdian saudara kepada masyarakat, daerah, dan bangsa," ujar Binsar saat membacakan pidato tertulis Bupati Masinton.
Dalam sambutannya, Binsar menggarisbawahi keistimewaan Tapanuli Tengah yang dianugerahi kekayaan bahari luar biasa. Namun, ia mengingatkan bahwa potensi besar tersebut berdampingan dengan tantangan nyata berupa risiko bencana alam yang memerlukan penanganan serius.
"Namun di balik potensi tersebut, kita juga menghadapi tantangan nyata berupa kebencanaan. Kondisi ini menuntut kita untuk tidak hanya berpikir tentang eksploitasi sumber daya, tetapi juga tentang mitigasi keberlanjutan dan keberlangsungan hidup," katanya.
Lanjutnya, Pemkab Tapteng menaruh harapan besar agar bekal ilmu dari program studi Teknologi Penangkapan Ikan, Akuakultur, hingga Sosial Ekonomi Perikanan dapat diimplementasikan secara strategis.
Sambung Sekdakab Tapteng, lulusan diharapkan mampu melahirkan inovasi budidaya yang adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat pesisir melalui semangat mitigasi bencana.
"Saya berharap lulusan dari Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli menjadi garda terdepan dalam pembangunan yang berkelanjutan dan tangguh bencana," ucap Sekdakab Tapteng.
Sekdakab Tapanuli Tengah juga mengingatkan, bahwa dinamika dunia kerja saat ini menuntut inisiatif dan kreativitas tinggi. Sehingga para lulusan diharapkan untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi berani menciptakan peluang baru.
"Saya ingin menyampaikan kepada para lulusan, bahwa prospek kerja di bidang kelautan dan perikanan sangat luas. Sehingga saya mendorong saudara untuk menjadi job creator, bukan hanya job seeker, Pelopor inovasi, bukan sekadar pengguna ilmu, tetapi agen perubahan di tengah masyarakat pesisir," pungkasnya.
Turut hadir Sekretaris Yayasan Matauli Pandan, mewakili LDIKTI Sumatera Utara, perwakilan Forkopimda Tapanuli Tengah, Kadis Pendidikan, perwakilan Kadis Kelautan dan Perikanan Tapteng, Civitas Akademisi STPK Matauli Pandan, para Wisudawan, dan tamu undangan lainnya.