Ratusan atlet muda dari berbagai sekolah memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Sidikalang dalam Kejuaraan Karate Antar-Pelajar se-Kabupaten Dairi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia).
Sebanyak 350 karateka dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian dalam kompetisi yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Dairi.
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (30 April–1 Mei 2026), secara resmi dibuka oleh Bupati Dairi, Ir. Vickner Sinaga. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan kompetisi sebagai sarana pembentukan karakter, bukan sekadar mengejar kemenangan.
“Selamat bertanding untuk anak-anak kami. Lakukan yang terbaik. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Vickner.
Ia juga menilai ajang ini berperan dalam mempererat persaudaraan antar-pelajar di Kabupaten Dairi serta mengingatkan para wasit dan juri untuk menjalankan tugas secara adil dan profesional.
Ketua Panitia Pelaksana, Bripka Fernando Sinaga, menjelaskan bahwa tingginya antusiasme peserta terlihat dari jumlah atlet yang mencapai 350 orang, mulai dari kategori usia dini hingga senior, mencakup tingkat SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Cabang yang dipertandingkan meliputi kategori kata, kumite, dan festival, dengan dukungan 24 wasit FORKI Sumatera Utara yang telah memiliki lisensi nasional dan daerah.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing. Ia menilai karate sebagai bagian penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka melalui kegiatan ekstrakurikuler yang mampu membentuk disiplin dan mental generasi muda.
“Karate melatih disiplin dan mental sejak dini. Dengan kegiatan positif seperti ini, anak-anak dapat terhindar dari kecanduan gawai (handphone) penyalahgunaan narkoba, hingga aksi balap liar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FORKI Dairi, Rinsat Siregar, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Dairi terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini.
Ia menyebut ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah peningkatan prestasi atlet pelajar, tetapi juga sebagai bagian dari proses seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
“Kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan digelar pada November mendatang,” ujarnya.
Ke depan, FORKI Dairi berharap kejuaraan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Selain itu, mereka berkomitmen memperluas kegiatan ekstrakurikuler karate hingga ke pelosok desa guna menekan kenakalan remaja serta pengaruh negatif narkoba.