Senin, 04 Mei 2026

Pembagian Kebun Plasma PT. Sago Nauli Memicu Konflik

TABAGSEL (utamanews.com)
Kamis, 20 Agu 2015 15:35

Madina (Utamanews.com) - Pembagian Kebun Plasma oleh masyarakat Desa Kubangan Tompek dan Kubangan Pandan Sari Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal memicu konflik.

Pasalnya, peserta plasma harus menandatangani atau membuat MoU antara PT. Sago Nauli dan Koperasi Unit Desa Telaga Tujuh yang mana salah satu merupakan peserta penerima  pembagian Kebun Plasma harus setuju tentang lahan yang ada dan tidak melakukan penuntutan terhadap PT. Sago Nauli dan KUD Telaga Tujuh. 

Padahal menurut informasi yang berhasil dihimpun media pada Rabu (19/8), adapun lahan yang untuk diplasmakan tersebut seluas 1.600 Ha. Namun pada kenyataannya yang diterima oleh masyarakat hanya seluas 1.200 ha.
Dalam hal ini tentunya terdapat kekurangan luas lahan seluas 400 ha, dan hal ini pulalah yang menyebabkan timbulnya gejolak konflik antara masyarakat dan PT. Sago Nauli.

Wadi, warga Tompek, kepada kru media mengaku kalau dirinya sangat kecewa atas kekurangan lahan tersebut dan ia akan menempuh jalur hukum guna untuk masalah  ini.

Sementara itu Edi Edwar Ketua Koperasi Unit Desa Telaga Tujuh yang ingin dikonfirmasi wartawan selalu menghindar dan tidak mengungkapkan sepatah kata pun pada media.

Di tempat terpisah, Asrial salah satu pengurus KUD Telaga Tujuh mengatakan bahwa semua mengenai administrasi mengenai pembagian Kebun Plasma PT. Sago Nauli kepada  masyarakat sudah berjalan sesuai dengan prosedur," cetusnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

(Darwin  Marpaung)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️