Kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Dakota Lanud Sultan Hasanuddin, Minggu (3/5/2026), berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Acara ini kembali menjadi magnet bagi masyarakat Kabupaten Maros dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu akhir pekan.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han, turut hadir langsung di tengah masyarakat. Ia didampingi Ketua PIA AG Cab.2/D.II Lanud Sultan Hasanuddin, Ny. Betty Arifaini ND.
Kehadiran pimpinan Lanud tersebut disambut antusias warga. Banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk menyapa dan berinteraksi secara langsung.
Sejak pagi hari, kawasan CFD sudah dipadati pengunjung. Warga terlihat menikmati suasana bebas kendaraan sambil berolahraga bersama keluarga.
Beragam aktivitas digelar dalam kegiatan ini. Mulai dari jalan santai, jogging, bersepeda hingga senam pagi bersama yang berlangsung meriah.
Selain berolahraga, masyarakat juga menikmati suasana santai khas akhir pekan. Area CFD menjadi ruang terbuka yang nyaman untuk berkumpul.
Komandan Lanud juga menyempatkan diri menyapa warga secara langsung. Ia tampak berbaur dengan masyarakat tanpa sekat.
Tidak hanya itu, ia juga berinteraksi dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kehadiran UMKM turut meramaikan kegiatan CFD.
Berbagai produk lokal dan jajanan khas dijajakan di sepanjang area CFD. Hal ini menambah daya tarik kegiatan bagi para pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Lanud menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa CFD bukan sekadar ajang olahraga.
“Car Free Day menjadi salah satu ruang kebersamaan antara TNI Angkatan Udara dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Selain menghadirkan suasana sehat dan nyaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal serta mempererat kebersamaan antara Lanud Sultan Hasanuddin dengan masyarakat sekitar.”
Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga menikmati kuliner tradisional sambil bersantai bersama keluarga.
Kegiatan CFD ini pun terus menjadi ikon wisata pagi di Maros. Kehadirannya dinilai mampu memperkuat hubungan antara institusi TNI AU dan masyarakat luas.