Pemko Medan menggelar lomba dayung sampan tradisional, sebagai salah satu rangkaian kegiatan menyambut hari jadi ke-424 Kota Medan, di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, hari ini (15/6/14). Lomba diikuti 26 tim, yang berasal dari klub pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang berdomisi di wilayah Kota Medan.
Dzulmi Eldin selaku Pelaksana tugas Wali Kota Medan saat membuka lomba tersebut mengatakan pihaknya berharap ajang yang telah digelar rutin selama empat tahun berturut-turut ini, bisa menjadi even pariwisata Kota Medan dan mampu menarik perhatian wisatawan baik dalam maupun luar negeri.
Untuk itu, ke depannya ia berkeinginan lomba sampan tradisional ini harus terus ditingkatkan kualitasnya, baik dari segi acara maupun follow up yakni mengembangkan olahraga dayung sampan tradisional di Kota Medan khususnya.
“Sebab, kita memiliki potensi yang sangat besar dan harus dibina dengan baik,” katanya,
Ia menambahkan tahun depan pelaksanaannya harus lebih baik lagi demi memacu semangat masyarakat, khususnya warga Medan Bagian Utara dalam menyambut hari jadi Kota Medan serta berpartisipasi aktif di dalam pembangunan Kota Medan.
Selain itu kegiatan ini juga dimaksud sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dengan seluruh masyarakat pesisir timur.
Dengan silaturahmi ini akan tercipta rasa kebersamaan yang akan menjadi modal utama dalam menggerakkan pembangunan di Kota Medan.
Sebenarnya peserta yang ingin ikut cukup banyak namun terpaksa dibatasi oleh panitia, sebab pukul 16.00 WIB air pasang sehingga sangat rentan digelarnya lomba.
Lomba dayung sampan tradisional ini melibatkan wasit maupun juri dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kota Medan dan Badan Sar Nasional (Basarnas).
Bagi pemenang perlombaan, dayung sampan tradisional ini, panitia menyediakan tropi dan uang pembinaan sehingga mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasinya lagi. (Ant)