Dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat menggelar turnamen catur yang bekerja sama dengan Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Labuhanbatu, Rabu kemarin (22/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dibuka langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Rantauprapat melalui sambutan hangatnya. Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi serta sinergitas antara instansi, organisasi olahraga, dan masyarakat luas.
Sinergi dan Partisipasi Luas
Turnamen ini menjadi unik karena melibatkan berbagai elemen peserta yang menunjukkan inklusivitas di lingkungan Lapas, di antaranya:
1. Pegawai Lapas Rantauprapat: Sebagai bentuk partisipasi aktif dalam peringatan hari besar instansi.
2. Masyarakat Labuhanbatu: Menunjukkan keterbukaan Lapas dalam berinteraksi dengan publik.
3. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP): Sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan penyaluran bakat di bidang olahraga asah otak.
Dukungan Profesional dari Percasi
Keterlibatan Percasi Labuhanbatu dalam kegiatan ini memastikan jalannya pertandingan tetap objektif dan sesuai dengan standar aturan percaturan yang berlaku. Hal ini juga menjadi momentum bagi para peserta untuk mengukur sejauh mana kemampuan strategi mereka di atas papan hitam-putih.
Makna Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.
Selain sebagai peringatan hari lahirnya sistem pemasyarakatan, kegiatan ini diharapkan dapat membangun semangat sportivitas dan disiplin. Melalui filosofi catur yang mengedepankan ketenangan dan langkah terukur, para warga binaan diharapkan dapat mengambil pelajaran positif untuk diterapkan dalam masa pembinaan mereka.
Kegiatan berjalan lancar dengan sorak sorai pendukung yang tetap menjaga ketertiban, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi tema utama perayaan HBP tahun ini.