Minggu, 15 Des 2019 06:52
  • Home
  • Techno
  • TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

TNI dan Hawaian National Guard Gelar Latihan Keamanan Cyber

JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Tommy/rls
Selasa, 23 Jul 2019 11:23
Puspen TNI
Latihan keamanan cyber dan peralatan teknik
Tentara Nasional Indonesia (TNI) bekerjasama dengan Hawaian National Guard (HING) menggelar latihan keamanan cyber dan sistem teknologi.

Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk Information System and Technology Exchange (ISTX), dan dibuka secara resmi oleh Paban VII/Latma Sops TNI Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo, di Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Achmad Budi Handoyo menuturkan bahwa Information System and Technology Exchange adalah latihan operasional yang tidak hanya fokus pada tingkat taktis tetapi juga menyesuaikan panduan strategisnya. "Latihan ini fokus pada keamanan cyber dan sistem teknologi dan juga meningkatkan kemampuan pemahaman mengenai cyber dalam menghadapi global proxy war", katanya.

Ditambahkan pula bahwa tahun 2019 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan Information System and Technology Exchange. "Dalam kegiatan ini, akan dipelajari bagaimana memberikan respon yang tepat, cepat dan dukungan komprehensif untuk mempertahankan cyber network", ujarnya.


Paban VII/Latma Sops TNI berharap para peserta pelatihan memperoleh lebih banyak pengetahuan dan prosedur mempertahankan dan melindungi cyber network, memperoleh berbagai pengalaman dari para ahli terutama mengenai prosedur penting dalam menyelamatkan cyber network dan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dengan berbagai studi kasus dan pemecahkan bersama.

"Saya memiliki harapan tinggi bahwa latihan ini tidak hanya untuk peningkatan pemahaman mengenai cyber network yang lebih baik, tetapi juga kegiatan  ini dapat menjadi forum untuk membangun kepercayaan, memperkuat kemitraan dan persahabatan antara Indonesia dan AS", jelasnya.

Sementara itu, Senior State Partnership Program of Cyber Program HING, Letkol Francis Shen menjelaskan bahwa tujuan latihan ini diantaranya berbagi pengalaman terbaik dalam praktik keamanan cyber, berdiskusi mengenai cyber network, firewall, cyber forensik dan kebijakan cyber terkini untuk melindungi infrastruktur penting dan melakukan Latihan Keamanan Cyber.

"Kerja sama keamanan siber antara Indonesia dan Amerika Serikat adalah upaya yang penting, karena kita bersama-sama bisa meningkatkan pertahanan cyber", katanya.


Adapun materi yang akan dibahas dalam latihan Information System and Technology Exchange yaitu Network Security and Cyber Kill Chain/Way, Networking Concept, Threat Hunting, Network Security Monitoring dan Elastic Search of Network/Cyber.

Sedangkan peserta latihan ISTX berjumlah 34 personel, terdiri dari 19 personel TNI dan 15 personel HING. Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 22 s.d 26 Juli 2019 di Jakarta.
Editor: Herda

T#g:cybercrime
Berita Terkait
  • Senin, 23 Sep 2019 21:23

    Isu Kebocoran Data Penumpang, Ini Kata Malindo Air

    Malindo Air (kode penerbangan OD) member of Lion Air Group secara resmi memberikan keterangan mengenai perkembangan penanganan isu kebocoran data penumpang."Malindo Air menyatakan bahwa hal tersebut s

  • Sabtu, 24 Agu 2019 17:24

    Portal Berita Militer Okebung.Com Diduga "Dihack"

    Aksi hacker diduga kembali meretas situs portal berita militer www.okebung.com, pada Jum'at, 23 Agustus 2019,sekira pukul 23.40 Wib. Informasi dihimpun, Data Base hilang, Script Template dirusak.

  • Selasa, 21 Nov 2017 03:51

    Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

    Per 31 Oktober 2017, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan lama maupun baru diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan memakai nomor NIK dan Kartu Keluarga. 

  • Minggu, 30 Jul 2017 10:10

    Kombes Pol Dr Tornagogo Sihombing pimpin penggerebekan rumah mewah di Bali

    Polri bersama Kepolisian Tiongkok menggerebek rumah mewah di Bali. Tindakan ini dilaksanakan oleh Satgasus Bareskrim Polri, dibackup Tim Satgas CTOC Polda Bali bersama Kepolisian Tiongkok, dan dipimpi

  • Minggu, 11 Jun 2017 18:21

    Bagaimana bentuk Ransomware di masa depan?

    Ransomware identik dengan tindak kejahatan ekonomi dunia maya. Penjahat siber memperoleh jarahan hingga mencapai US$1 miliar berdasarkan uang yang masuk ke dompet Bitcoin yang berhubungan dengan ranso

  • Sabtu, 10 Jun 2017 04:20

    Peretas Situs Resmi Dewan Pers Indonesia Ditangkap

    Tim siber Mabes Polri berhasil mengamankan AS, 28 tahun, di Jalan Ir Soekarno 20 Grogol Kwarasan Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. AS diduga telah meretas situs lembaga Dewan Pers Indonesia www.dewanpers.or.id.

  • Rabu, 31 Mei 2017 12:31

    Awas penipuan modus baru, Kode transaksi dari XL

    Kejahatan dunia maya makin canggih. Sejumlah modus kejahatan siber terus bermunculan untuk menipu pengguna internet, khususnya pelanggan belanja online. Modus terbaru adalah dengan cara menelepon korb

  • Rabu, 24 Mei 2017 16:44

    Pembentukan Deputi VI Intelijen Siber BIN Dinilai Positif

    Hari jadi ke-71 Badan Intelijen Negara (BIN), menjadi momentum berdirinya Deputi VI Bidang Intelijen Siber.

  • Rabu, 17 Mei 2017 08:27

    Polri dan Polisi Interpol Tiongkok Amankan 78 Imigran Gelap Asal Tiongkok dan Taiwan

    78 imigran gelap asal Tiongkok dan Taiwan diamankan Reskrimsus Polda Sumut yang bekerja sama dengan Mabes Polri dan Interpol Tiongkok.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak