Pemerintah pusat menyalurkan dana stimulan tahap pertama perbaikan rumah rusak terdampak banjir bandang dan longsor, di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Dana bantuan yang digelontorkan untuk tahap pertama sebesar Rp31.260.000.000, dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.591 kepala keluarga.
Bantuan pascabencana ini diserahkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemkab Tapteng, di Gedung Serbaguna Pandan pada Selasa, 21 April 2026.
Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto, menyatakan Pemkab Tapteng sudah bisa memulai penyaluran bantuan dana stimulan tersebut.
"Mudah-mudahan, dengan tahap pertama ini, bisa dilanjutkan dengan tahap berikutnya," ujarnya, saat acara penyerahan dana bantuan secara simbolis.
Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi, menyampaikan ucapan terima kasih Pemkab Tapteng kepada pemerintah pusat.
"Bantuan ini, bentuk perhatian dan kepedulian nyata pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak bencana di daerah (Tapteng) ini," ucapnya, di acara penyerahan.
Diketahui ada dua kriteria sasaran penyaluran dari total dana stimulan tahap pertama, yang diterima Pemkab Tapteng.
Kriteria rumah rusak ringan sebesar Rp16.470.000.000, untuk 1.098 kepala keluarga.
Dan, kriteria rusak sedang Rp14.790.000.000, sebanyak 493 kepala keluarga, masing-masing menerima Rp30.000.000.