Rabu, 22 Apr 2026

Tertibkan Mobil 'Setan' Pengemplang BBM

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Firmansyah Simatupang Rabu, 13 Jul 2022 17:13
Antrian panjang pengisian bahan bakar minyak di salah satu SPBU di Tapteng
 Istimewa

Antrian panjang pengisian bahan bakar minyak di salah satu SPBU di Tapteng

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendesak pihak Pertamina maupun aparat kepolisian untuk menertibkan mobil dan truk 'setan' pengemplang BBM, khususnya jenis solar yang belakangan ini kian marak beroperasi di SPBU-SPBU.

Diduga, para pengemplang BBM solar ini telah menyebabkan solar di SPBU yang ada di Tapteng dan Kota Sibolga menjadi langka. Akibatnya, untuk memperoleh BBM solar di SPBU, angkutan darat terpaksa harus antri berjam-jam.

"Untuk memperoleh solar, seluruh angkutan darat harus antri berjam-jam. Dan ini terjadi di seluruh SPBU di Tapteng Sibolga. Tentunya ini sangat merugikan. Seluruh jadwal pengangkutan menjadi molor, khususnya angkutan darat penumpang seperti taksi travel dan bus. Untuk itu, kami mendesak pihak Pertamina dan aparat kepolisian untuk segera bertindak menertibkan kegiatan pengemplangan BBM solar ini, karena sudah sangat meresahkan," tegas Sekretaris ORGANDA Tapteng, Amin Hutabarat, Selasa (13/7/2022) di Pandan.

Dikatakan lebih lanjut, selama ini pihaknya sudah menahan diri, karena melihat seringnya mobil atau truk 'setan' ini beroperasi di depan mata.
"Dikatakan mobil atau truk setan karena memang bodi mobilnya sama dengan mobil standar kebanyakan, tapi tangki BBM-nya sudah dimodifikasi, diperbesar sehingga dapat menampung lebih banyak BBM. Parahnya, angkutan darat resmi dibatasi, hanya bisa mengisi solar sebanyak Rp200 ribu per hari. Sementara, mobil atau truk setan ini bisa mengisi sampai Rp3 jutaan per hari. Info ini kita peroleh, setelah melakukan penyelidikan di lapangan," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Amin, bila pihak Pertamina dan aparat kepolisian tidak juga bertindak, ORGANDA Tapteng akan melakukan peninjauan langsung ke SPBU-SPBU guna menertibkan mobil atau truk setan tersebut.

"Kita minta Pertamina dan kepolisian untuk segera merespon keluhan ORGANDA ini. Bila dalam waktu satu minggu tidak direspon, jangan salahkan kami jika nantinya ORGANDA akan mengambil sikap sendiri dengan mengawasi SPBU-SPBU nakal yang menyalurkan BBM solar kepada para pengemplang minyak. Dari pada kami terus yang dirugikan," tukasnya.

Fuel Terminal Manager atau yang biasa disebut Kepala Depot Pertamina Sibolga, Hernawan yang coba dikonfirmasi dikantornya terkait desakan ORGANDA tersebut, Selasa (13/7/2022) belum berhasil ditemui.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️