"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kami menyambut baik rencana kegiatan program Kuliah Kerja Nyata di Kecamatan," ucap Mahmud Efendi, Rabu (22/4/2026).
Mahmud menyampaikan, para mahasiswa yang mengikuti KKN dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, sebagai landasan mental untuk berpikir, untuk melaksanakan kegiatan turun ke masyarakat.
"KKN bukan sekadar program akademik, melainkan bentuk pengabdian, pembelajaran, dan interaksi nyata di tengah-tengah masyarakat. Jadilah teladan bagi masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua STAI Bahriyatul Ulum KH Zainul Arifin Pandan, Indri Harmaili Lubis, menyampaikan, Kampus STAI Bahriatul Ulum Pandan yang beralamat di Jalan Dangol Lumbantobing atau sering disebut Simpang Pesantren ini, memiliki dua program studi yang pertama Prodi Pendidikan Agama Islam S1 dan Program Studi Perbankan Syariah S1.
"Terima kasih kepada Wakil Bupati dan Pemkab Tapteng yang berkenan menerima kami, dari STAI Bahriyatul Ulum Pandan akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata. Ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan di tahun 2026 ini, dengan jumlah mahasiswa 48 orang mahasiswa, yang terdiri dari Prodi Pendidikan Agama Islam dengan jumlah 33 mahasiswa dan 15 orang dari Prodi Perbankan Syariah," kata Indri Harmaili Lubis.
Lebih lanjut dijelaskannya, 48 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN ini akan dikoordinir 18 orang dosen dan setiap poskonya ada dua dosen. Setiap Kecamatan yang menjadi tempat KKN, yaitu Kecamatan Sibabangun, Lumut, Kolang, Sorkam, Tapian Nauli, Pinangsori, dan Pandan,
Pelepasan ini turut dihadiri Asisten Administrasi dan Umum Setdakab Tapteng, Dra Nurjalilah para Dosen dan Mahasiswa/I STAI Bahriyatul Ulum KH. Zainul Arifin Pandan.