Senin, 26 Jul 2021 12:38

Pasar Malam di Simpang Berngam Binjai Diduga Mencuri Arus Listrik

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Jumat, 04 Jun 2021 19:54
Istimewa
Hiburan masyarakat yang akrab disebut "Pasar Malam" yang saat ini sedang beroperasi di Simpang Berngam, Jalan Samanhudi, Kelurahan Berngam, Kecamatan BInjai Kota, diduga telah menyalahi aturan.

Sebab, selain tidak mengindahkan Surat Edaran Walikota Binjai terkait Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro, pihak pengelola juga diduga telah membohongi PT PLN (Persero) UP3 BInjai, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Binjai Barat.

Menurut Roy, yang mengaku sebagai Bagian Pelayan Pelanggan di PT PLN (Persero) ULP Binjai Barat, pihak pengelola mengajukan ijin untuk Multiguna dengan daya 5,5 VA.


"Pada saat itu, mereka sebagai pemohon, meminta ijin penyambungan listrik hanya untuk kios yang berjualan selama berlangsungnya Pasar Malam, yaitu penggunaannya untuk Multiguna dengan daya 5,5 VA," ungkap Roy, saat dikonfirmasi awak media di ruangan kantornya yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (2/6) Sore.

Sedangkan ijin dari pihak pemohon, sambung Roy, hanya untuk Setengah Bulan (15 hari) saja. "Sesuai permohonan, hanya setengah bulan saja ijinnya," beber Roy, sembari diiyakan oleh rekan rekan kerjanya.

Disinggung apakah perlu menggunakan Multiguna dengan daya 5,5 VA hanya untuk beberapa kios saja (lebih kurang 7 kios kecil) yang ada dilokasi Pasar Malam, Pria berpostur tinggi ini membenarkannya. "Sesuai Tarif Dasar Listrik," ujarnya.

Disoal apakah pihaknya melakukan Survey usai pihak pemohon meminta Ijin selama Setengah Bulan, pria berkulit hitam manis ini mengaku sudah melaksanakannya sesuai SOP.


"Sudah kita survey dan saya langsung yang kesana," ucap Roy.

Pantauan awak media di lokasi, Pasar Malam yang berada tepat di Simpang Berngam tersebut, diduga ikut menggunakan arus listrik dari PT PLN (Persero). Sebab, walau pihak pengelola menggunakan mesin Diesel Dongfeng, namun peruntukannya hanya untuk operasional permainan di Pasar Malam itu. 

Sementara untuk penerangan di sekitar lokasi, menurut beberapa sumber, pihak pengelola Pasar Malam menggunakan arus listrik dari PT PLN (Persero).

"Terkait adanya dugaan itu, Tim P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) saat ini langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan," tegas Roy, usai menerima informasi adanya dugaan tersebut.


Ia juga mengatakan, berdasarkan batas waktu (Setengah Bulan) yang diminta oleh pihak Pemohon, lanjut Roy, maka ijinnya sudah habis. 

"Kalau kedapatan menyambung lagi tanpa ada ijin, maka pihak pemohon kita kenakan P4 (Non Pelanggan atau bukan Pelanggan) untuk Pelanggan Daya 5,5 VA, mengenai pencurian aliran listrik langsung tanpa Meteran atau KWH," kata Roy, seraya menegaskan, pelaku dugaan pencurian aliran listrik (P4) berdampak pada kerugian Negara.

Usai melakukan konfirmasi ke PT PLN (Persero) ULP Binjai Barat, beberapa awak media mencoba melihat lokasi Pasar Malam.

Namun, saat awak media menanyakan terkait perijinannya, salah seorang yang berada di lokasi dan disinyalir sebagai pekerja di lokasi Pasar Malam tersebut menyarankan untuk mendatangi salah satu kios yang berada tepat didepan lokasi permainan.

"Bang, kalau mau jelas tanya aja langsung ke orang yang ada di kios itu. Karena mereka yang mengurus semuanya dari perijinan sampai keamanannya," ungkap pria berkumis dan berkulit hitam tersebut tanpa mau memberitahu namanya, sembari mengatakan, untuk segala urusannya sudah diatur oleh seorang Oknum Penegak hukum yang berdinas di Binjai.


Sementara untuk kWh Meteran dengan alat Meter Prabayar (MPB) atau sering disebut Token yang ada di lokasi, menurut sang sumber adalah nama seorang oknum penegak hukum di Kota Binjai.

Pasar Malam yang saat ini masih beroperasi di Simpang Berngam tersebut, juga banyak disesalkan oleh masyarakat. 

Sebab menurut warga, dimasa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentunya akan berdampak munculnya klaster baru penyebaran Disease Coronavirus 2019 (Covid-19).

"Karena para pengunjung bebas keluar masuk dilokasi tanpa ada pemeriksaan, pastinya hal itu melanggar Protokol Kesehatan. Siapa yang berani menjamin kalau pengunjung tidak terpapar Covid. Apalagi tidak menjaga jarak," ungkap seorang warga sekitar yang mengaku bernama Dedi dengan nada kesal.


Untuk itu, warga berharap agar Pemerintah Kota Binjai, melalui Satgas Penanganan Covid-19, dapat melakukan tindakan tegas. "Kita disuruh untuk disiplin menerapkan 3M. Tapi dilokasi ini malah terkesan ada pembiaran. Apa mereka (Satgas Covid Kota Binjai-red) tidak melihat ini," ungkap warga lainnya dengan nada marah.

Terkait adanya dugaan pelarangan Protokol Kesehatan tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada PasiOps Kodim 0203/LKT, Kapten (Inf) Zulkarnain. Menurutnya, terkait adanya dugaan tersebut, ia pun berjanji akan segera melakukan pengekan ke lokasi Pasar Malam, yang tepat bersebelahan dengan Mesjid Baiturrahman tersebut.

"Maaf mas, saya baru tau sekarang ini. Terima kasih atas informasinya. Kami akan langsung melakukan pengecekan di lokasi," ucap Perwira TNI AD ini, Jumat (4/6) siang.

Sementara, saat awak media kembali lagi ke lokasi Pasar Malam pada Jumat (4/6) siang, sang sumber yang sebelumnya disinyalir sebagai pekerja di Pasar Malam itu mengatakan, sudah 2 hari ini tempat hiburan tersebut tidak beroperasi.

"Karena sepi, jadi tidak beroperasi dulu," katanya.
Editor: Herda

T#g:ListrikPasar Malam
Berita Terkait
  • Selasa, 13 Apr 2021 16:13

    TNI bantu masyarakat Skofro hidupkan kembali PLTS yang sudah tiga tahun tidak berfungsi

    Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Braja Sakti berhasil menghidupkan kembali Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah tiga tahun tidak berfungsi di Kampung Skofro, Distrik Asro Timur

  • Kamis, 11 Mar 2021 11:21

    Stimulus Tarif Tenaga Listrik Lanjut Ke Triwulan II Tahun 2021

    Pemerintah memutuskan untuk tetap memberikan stimulus sektor ketenagalistrikan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Stimulus keringanan berupa diskon tarif tenaga listrik, dan pelak

  • Senin, 01 Mar 2021 06:31

    Pengembangan Jaringan Listrik Pintar Percepat Elektrifikasi di Wilayah 3T

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meyakini pembangunan jaringan listrik pintar (smart grid) mampu mempercepat proses elektrifikasi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah 3T

  • Kamis, 18 Feb 2021 05:18

    Pembangunan PLTGU 1.600 MW Di Batubara Dimulai

    Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kabupaten Batubara dimulai, Rabu (17/2). Hal ini ditandai dengan penekanan tombol sirene dan pembukaan selubung maket bangunan PLTGU oleh G

  • Senin, 25 Jan 2021 19:45

    Keracunan Gas Beracun, 24 Orang Di Madina Pingsan, 5 Diantaranya Meninggal Dunia

    Sedikitnya lima orang warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia akibat keracunan menghirup udara yang telah bercampur dengan gas beracun, Senin (25/1/2021).Kabid Humas Polda Sumut K

  • Sabtu, 23 Jan 2021 08:33

    Nestapa kehidupan gelap warga Bayung Lencir di bumi yang berlimpah energi listrik

    Warga Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan masih akan mengalami kerugian materil dan immateril pada semester pertama bahkan mungkin berlanjut di semester kedua

  • Selasa, 12 Jan 2021 04:12

    Satgas Pamtas Yonif 125/SMB Gotong Royong Dalam Pembuatan dan Pemasangan Tiang Listrik

    Wujud kepedulian sekaligus membangun semangat kebersamaan, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW bergotong-royong dalam pembuatan dan pemasangan tiang

  • Rabu, 30 Des 2020 09:30

    Warga Reban Kumbang Kecamatan Bayung Lencir Patahkan Tuduhan Oknum PLN

    Oknum Manager dan Supervisor dari PT PLN WS2JB Area Jambi Rayon Muara Bulian melontarkan pernyataan tak patut saat sesi tanya jawab dengan Massa Aksi Unjuk Rasa (Unras) Damai di lokasi PT DSSP Power S

  • Senin, 28 Des 2020 17:38

    Ormas Gabungan Bayung Lencir Demo di PT DSSP Power Sumsel Tuntut Keadilan Energi

    KNPI-Karang Taruna-Aktivis Mahasiswa dan Forum Masyarakat Bayung Lencir yang berjumlah 50-an orang melakukan Unjuk Rasa (Unras) Damai di Lokasi PT DSSP Power Sumsel (PLTU Mulut Tambang Sumsel 5), ber

  • Sabtu, 05 Des 2020 10:25

    Memanen Sawit, Pria Asal STM Hilir Tewas Tersengat Listrik

    Seorang pemuda bernama Herman Syaputra (35) warga Dusun III Bengkilang, Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas tersengat listrik di perladangan sawit milik Firm

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak