Berbagai polemik dan persoalan hingga saat ini terus terjadi di tengah tengah masyarakat, baik skala nasional seperti isu masa perpanjangan jabatan Presiden, Periodesasi Presiden, kenaikan BBM, pembangunan IKN, kenaikan PPN, kelangkaan Minyak goreng dan kenaikan harga bahan pangan serta juga isu daerah.
Menyikapi hal tersebut, Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC HIMMAH) Kota Binjai, akan menggelar aksi unjukrasa damai di beberapa titik atau Institusi yang ada di Kota Binjai.
Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris PC HIMAH Kota Binjai, Ahmad Paramuja Nasution. Menurutnya, tidak hanya isu nasional, isu daerah seperti dugaan obat obatan yang kadaluarsa di Dinas Kesehatan dan RSUD Dr Djoelham Binjai, infrastruktur jalan, Tempat Hiburan Malam (THM) maupun penginapan yang diduga berpotensi menjadi penyakit bagi masyarakat, juga akan menjadi tuntutan mereka dalam aksi unjukrasa yang rencananya akan digelar pada esok hari.
"Menyikapi keluhan masyarakat, maka kami dari PC HIMMAH Kota Binjai akan menggelar aksi Unjukrasa esok hari, Kamis, 14 April 2022," ungkap Ahmad Paramuja Nasution saat dikonfirmasi awak media, Rabu (13/4).
Lebih lanjut dikatakan Ahmad Paramuja, dalam aksi damai yang akan dilakukan esok hari, Kamis (14/4) esok, sekira Pukul 09.00 Wib, setidaknya ada 100 orang yang akan diikutsertakan.
"Massa sekitar 100 orang. Pastinya rekan rekan mahasiswa dan Kader HIMMAH," urainya.
Disinggung ada beberapa titik yang akan menjadi tujuan aksi damai pihaknya, Ahmad Paramuja Nasution menegaskan bahwa ada Dua titik yang akan menjadi tujuan. "Dua titik, yaitu Kantor Walikota dan DPRD Binjai," ujarnya.
Saat ditanya tuntutan apa yang akan disuarakan dalam aksi damai tersebut, pria yang menjabat sebagai Sekretaris PC HIMMAH Kota Binjai ini mengakui ada beberapa poin yang akan disuarakan nantinya.
"Tuntutan kami terkait isu nasional seperti Tolak IKN, Tolak perpanjangan Presiden (3 periode) Tolak Penundaan Pemilu 2004 dan Copot Menteri Menteri Impor," tegas Ahmad Paramuja Nasution seraya menambahkan bahwa isu daerah juga akan menjadi tuntutan mereka.
Untuk itu, Ahmad Paramuja Nasution meminta kepada para peserta yang akan ikut dalam aksi esok hari, agar tetap satu komando dan tidak berbuat anarkis.
"Tetap satu komando dan jangan anarkis, apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadhan," demikian kata Ahmad Paramuja seraya menambahkan, dalam aksi yang akan dilakukan besok, pihaknya juga membawa kelengkapan aksi seperti pengeras suara (Toa) Karton dan spanduk yang bertuliskan tuntutan pihaknya.