
Forum Mahasiswa Gabungan Pemuda Batubara atau FORMAGAP-BB mendemo Pejabat (Pj) Bupati Batu Bara, Nizhamul yang baru terhitung lebih kurang dua puluh hari menjabat. Mereka membawa isu terkait berbagai permasalahan pada Disporabudpar Batu Bara.
Berdasarkan catatan Utamanews.com, bahwa pada Senin (15/01/2024) semalam, FORMAGAP-BB melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Batu Bara, dengan membawa sejumlah poster bertuliskan, "Copot Kadisporabudpar Batu Bara, #Kadis sejuta masalah, Batu Bara berdasi atlet, dan DPRD kerja lo ngapain aje", tulis di poster itu.
Aksi puluhan massa tersebut, mendapatkan pengawalan khusus dari aparat kepolisian Polres Batu Bara. Pasalnya mereka ingin menerobos masuk untuk menjumpai Pj. Bupati Nizhamul.
Meskipun tak berhasil masuk, massa tetap bertahan di depan Kantor Bupati untuk menyampaikan sejumlah masalah.
Adapun tuntutan atau permasalahan yang disampaikan, yaitu pertama meminta Pj Bupati Batu Bara untuk berani mencopot Sapri Musa dari jabatan Kadisporabudpar Batu Bara, kedua meminta DPRD Batu Bara memanggil Kadisporabudpar, terakhir ketiga meminta Kejari Batu Bara memeriksa anggaran Disporabudpar, harap Yudi Pratama pada tuntutan aksinya.
Tak sampai disitu, lanjut Yudi mengungkapkan, bahwa kami menduga adanya korupsi pada pengadaan barang dan jasa maupun jasa konsultasi yang ada pada Disporabudpar, sehingga mengakibatkan kerugian negara, mulai dari pengadaan mesin kapal, rehab kapal, pembelian speed boat maupun jasa konsultasi mangrove.
Maka kami minta kepada Pj Bupati Batu Bara untuk mencopot kadis yang hari ini kami beri simbol sebagai kadis "sejuta masalah". Adapun sebutan simbol ini adalah, agar kedepan pemuda maupun atlit-atlit di Kabupaten Batu Bara dapat berkiprah di luar daerah dengan mengharumkan nama Batu Bara, pungkas dia dalam aksinya.
Terkait Pj Bupati Batu Bara, Nizhamul yang kerap diterpa aksi demo dari berbagai elemen masyarakat yang membawa issu permasalahan, berikut catatan yang dapat dihimpun, yakni :
1. PK KNPI Kecamatan Lima Puluh Pesisir mendesak Pj. Bupati Batu Bara dan stakeholder agar mengkroscek ulang proses penggalian parit PTPN 4 Kebun Tanah Itam Ulu (TIU) karena tidak sesuai Undangan-undang yang berlaku seperti kajian dampak lingkungan, UU perseroan terbatas, Selasa (09/01/2024).
2. Gerakan Aktivis Peduli Sumatera Utara (GAP-SU) Minta Pj. Bupati agar mencopot Kadis Perhubungan, Kadis PUPR, karena kami duga ada manipulasi atas kegiatan anggaran pembangunan Workshop tangkahan kapal yang dianggarkan pada tahun 2021 sebesar Rp.750 jt, pada Senin (08/01/2024).
3. Kelompok Tani Tanah Perjuangan (KTTP) Desa Simpang Gambus bersama Aliansi Mahasiswa Pemuda Batu Bara (AMPERA) meminta kepada Pj. Bupati Batu Bara merekomendasikan untuk tidak memperpanjang HGU PT. Socfindo Perlebun Tanah Gambus, agar menghentikan kegiatan PT. Socfindo karena HGU telah mencapai batas limit waktu, dan terakhir agar Pj. Bupati menandatangani komitmen bersama masyarakat agar tidak merekomendasikan perpanjangan HGU sampai tanah milik warga dikembalikan, pada Kamis (11/01/2024).
4. Sementara terakhir, Pj Bupati Batu Bara, Nizhamul baru-baru ini diterpa issu soal viralnya posting di medsos berupa rekaman stakeholder di Kabupaten Batu Bara untuk memenangkan paslon 02. Terkait peristiwa ini menjadi perbincangan hangat pada tingkat nasional, baik dari masing-masing tim paslon 01 maupun paslon 03. Begitu juga tak ketinggalan, peran Media lokal hingga nasional turut memfreamingkan atas peristiwa tersebut.