Kamis, 21 Mei 2026

PNBP Imigrasi Tembus 4 Trilun, Plt Dirjen Ingatkan Peningkatan yang Signifikan Harus Dimanfaatkan Secara Efektif dan Efisien

Tanjung Balai (utamanews.com)
Oleh: Junaidi Jumat, 02 Des 2022 13:22
Ilustrasi
Istimewa

Ilustrasi

Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi mencapai angka 4 Triliun Rupiah per November kemarin. Pemasukan tertinggi berasal dari layanan visa, yang menyentuh hampir 1,8 Triliun.

“Peningkatan PNBP tahun 2022 yang signifikan harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk optimalisasi penegakan hukum keimigrasian. Pengelolaan PNBP harus tepat guna dan tidak digunakan secara eksesif untuk hal-hal yang tidak esensial,” ujar Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana di Batam.

Ia melanjutkan, menurut pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat potensi loss PNBP sekitar 3 Triliun Rupiah per tahun dengan diterapkannya kebijakan Bebas Visa Kunjungan yang ditujukan bagi 169 negara (sebelum pandemi Covid-19). Akan tetapi, dengan diterapkannya penangguhan pemberian BVK dan penerapan Visa on Arrival bagi negara-negara tersebut sejak masa pandemi, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Direktorat Jenderal Imigrasi menembus angka 4 Triliun Rupiah. Angka tersebut hampir empat kali lipat jika dibandingkan dengan realisasi target PNBP tahun lalu. Capaian pendapatan ini adalah indikator fungsi Imigrasi sebagai fasilitator pembangunan ekonomi masyarakat.

Adapun realisasi PNBP berdasarkan OMSPAN per 30 November 2022 pukul 19.49 adalah sebesar Rp4.030.090.797.551 dengan rincian sebagai berikut:
2. Visa : 1,766,249,697,550
3. Izin Tinggal : 948,364,100,000
4. Kim Lainnya :106,404,500,001

“Realisasi belanja kita sejauh ini hanya fokus di pelayanan. Padahal untuk wilayah kerja keimigrasian yang memiliki wilayah laut seperti Kepri, fokus di pengawasan juga dibutuhkan. Oleh karena itu, Ditjen Imigrasi menganggarkan untuk 10 kapal patroli di tahun 2023,” tuturnya.

Realisasi target PNBP tahun ini bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan penerimaan negara dari Imigrasi sebelum Pandemi Covid-19. Tahun 2017, realisasi PNBP Ditjen Imigrasi adalah Rp 1,8 Triliun, sedangkan pada tahun 2018 mencapai Rp 2,1 Triliun. Tepat sebelum pandemi dimulai, Imigrasi mencetak angka penerimaan sebesar Rp 2,5 Triliun hingga akhir 2019.
produk kecantikan untuk pria wanita

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan sebagai UPT di bawah Dirjen Imigrasi pada tahun 2022 turut menyumbang PNBP sebesar Rp 9,3 Milyar. Angka ini hampir tiga kali lipat dari target tahun 2022 sebesar Rp 3,8 Milyar.

Menurut Kepala Kanim TBA Panogu HD Sitanggang penerimaan negara tersebut berasal dari layanan paspor, izin tinggal, dan fasilitas keimigrasian lain.

"Per Oktober kemarin, Imigrasi TBA membukukan PNBP Rp 9,3 Milyar. Permohonan paspor menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp 8,5 Milyar. Selain itu, layanan Izin tinggal menyumbang Rp114 Juta dan layanan keimigrasian lain mencapai 657 Juta,” terangnya.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later