Tolak Beli Mobil Dinas Baru, Bupati Tapteng Masinton Alihkan Anggaran untuk 2 Ambulans
Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis
Jumat, 14 Nov 2025 19:24
Istimewa
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, saat melakukan tes mobil ambulans, didampingi Plt.Kadis Kesehatan Kabupaten Tapteng, Lisnawati Panjaitan.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, didampingi Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Tapteng, Lisnawati Panjaitan, memberikan dua unit mobil ambulans untuk warganya.
Penyerahan dua unit mobil ambulans ini, diserahkan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) kepada pihak Puskesmas Lumut dan Puskesmas Manduamas, di depan Gedung GOR Pandan, Jumat (14/11/2025).
Danaria Zendrato, mengungkapkan telah dua tahun ini warga Lumut tidak memiliki ambulans yang tersedia di puskemas mereka.
Hal ini disampaikan warga Lumut, Danaria Zendrato di hadapan Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Bahkan ia mengaku bahwa selama dua tahun belakangan ini warga tersebut ibarat kehilangan sosok seorang ayah.
"Sudah dua tahun kami menderita. Seperti kehilangan sosok ayah. Tidak ada ambulans di Puskemas Lumut. Selama ini kami meminjam mobil warga untuk berobat ke rumah sakit," ucapnya.
Sementara itu, ucapan terima kasih disampaikan Masri Pasaribu, warga Manduamas atas bantuan satu unit mobil ambulans dari Dinas Kesehatan Tapteng.
Selain itu, Masri Pasaribu berharap kepada Bupati Tapteng, agar diberikan juga bantuan berupa pengobatan gigi dan bantuan mobil pemadam kebakaran.
"Mudah-mudahan dapat digunakan sebaiknya khususnya untuk kesehatan di Manduamas. Pelayanan dua tahun belakangan ini sudah bagus di Puskesmas Manduamas. Untuk itu terima kasih. Semoga Tapteng Naik Kelas," sebutnya.
Masih di tempat serupa, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, membeberkan sumber dana bantuan dua ambulans untuk Lumut dan Manduamas.
Ia menyebutkan, biaya ini bersumber dari dana yang seharusnya digunakan untuk mengganti mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.
"Ambulans menjadi prioritas dibanding harus mengganti mobil dinas Bupati dan wakil bupati. Kita maunya semua puskemas punya ambulans. Karen efesiensi. Makanya masih bisa mengalokasikan dua mobil ambulans," kata Masinton.
Bupati Tapteng juga mengungkapkan soal rencana membangun rumah sakit daerah, khususnya di Manduamas yang berbatasan dengan Aceh.
"Kami upayakan legalitasnya ke gubernur. Saat ini sedang diurus," ucapnya.
Sambungnya menekankan, pelayanan publik di Manduamas dengan rencana membangun sekolah rakyat. Begitu juga dengan pelayanan catatan sipil.
"Kami adakan alat rekam di Manduamas. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke Pandan ini. Tentu semuanya bertahap karena anggaran. Kami memang sudah komitmen," ungkapnya.