Rabu, 22 Apr 2026

Bupati Tapteng Sampaikan Ranperda APBD 2026 dan Tekankan Efisiensi Belanja untuk Kemakmuran Rakyat

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Selasa, 23 Sep 2025 06:45
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, didampingi Waki Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, menyampaikan Ranperda APBD tahun anggaran 2026 kepada Ketua didampingi Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, dalam rapat paripurna DPRD Tapteng.
 Istimewa

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, didampingi Waki Bupati Tapteng, Mahmud Efendi Lubis, menyampaikan Ranperda APBD tahun anggaran 2026 kepada Ketua didampingi Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, dalam rapat paripurna DPRD Tapteng.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, bersama Wakilnya, Mahmud Efendi Lubis, menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka tanggapan Kepala Daerah pada Ranperda tentang APBD Kabupaten Tapteng tahun anggaran 2026.

Musyawarah ini dibuka Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani didampingi Wakil Ketua DPRD Tapteng, Disman Sihombing, di ruang rapat paripurna DPRD Tapteng, Senin (22/9/2025).

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, mengungkapkan bahwa APBD 2026 adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pertama yang ia susun sebagai kepala daerah 'Tapteng Naik Kelas'.

"Ini adalah APBD pertama yang saya rumuskan sebagai Bupati Tapanuli Tengah. APBD 2026 ini adalah implementasi dari visi dan misi saya bersama saudara Wakil Bupati Tapanuli Tengah, yang diarahkan untuk mewujudkan tema pembangunan Tapanuli Tengah 2026, yaitu 'Penguatan Modal Dasar Pembangunan untuk Mewujudkan Kesejahteraan yang Berkeadilan dan Inklusif," sebut Masinton dalam pidatonya.
Masinton Pasaribu, menjelaskan sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003, tentang Keuangan Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, antara lain menyatakan bahwa Pemda mengajukan Ranperda tentang APBD disertai penjelasan dan dokumen-dokumen pendukungnya kepada DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama.

"Untuk memenuhi amanat ketentuan-ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, pada hari ini kami menyampaikan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 secara resmi untuk dapat dibahas oleh Dewan," ujar Bupati Tapanuli Tengah didepan legislatif.

Sambung Bupati Tapanuli Tengah, 2026 menjadi tahun yang difokuskan untuk memperkuat pondasi dasar kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng mengedepankan pemerataan layanan bagi seluruh masyarakat. Sehingga dapat mendukung pencapaian peningkatan kesejahteraan yang berkeadilan dan inklusif.

Dalam pencapaian tema Pembangunan 2026, Pemkab Tapteng dibawa kepemimpinan Masinton Pasaribu bersama Mahmud Efendi Lubis, memprioritaskan Transformasi Tata Kelola Pemerintahan yang baik. Peningkatan kualitas SDM melalui pemerataan akses dan kualitas pendidikan dan kesehatan. Transformasi ekonomi menuju perekonomian daerah yang mandiri.
produk kecantikan untuk pria wanita

Dan pengoptimalan potensi desa dalam mengembangkan potensi desa. Pengentasan kemiskinan. Pengembangan dan peningkatan infrastruktur layanan berkelanjutan. Peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Dalam nota keuangan atas rancangan Undang-undang tentang APBD 2026, sesuai yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di Rapat Paripurna DPR-RI pada 15 Agustus 2025, bahwa transfer ke daerah mengutamakan untuk memenuhi belanja pokok Pemda tahun 2026 sebesar 650 triliun, berkurang 268 triliun rupiah atau turun 29%, bila dibandingkan dengan APBN 2025 di angka 918 triliun rupiah.

Tentu hal itu harus menjadi bahan pertimbangan Pemkab Tapteng untuk melakukan penyesuaian dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, setelah ditetapkannya pagu anggaran transfer ke daerah tahun anggaran 2026, yang disampaikan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

iklan peninggi badan
Selanjutnya Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menekankan kualitas belanja daerah harus terus ditingkatkan.

"Kita terus mendorong efisiensi belanja, setiap rupiah harus memberi manfaat yang nyata. Belanja operasional yang tidak efisien dipangkas. Belanja Daerah harus memberi manfaat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," tegas Bupati Tapanuli Tengah.

Bupati Masinton mengajak legislatif untuk bersama Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan APBD 2026 demi kepentingan rakyat Tapanuli Tengah.

"Mari kita bersama-sama, Pemerintah Kabupaten dan Legislatif agar mencurahkan energi kita untuk membahas rancangan APBD tahun anggaran 2026 ini, agar menghindari silva dan semuanya berjalan tepat waktu. Kita mengharapkan pembahasan APBD ini berjalan dengan lancar, karena rakyat membutuhkan APBD yang berkualitas, APBD yang mampu menggerakkan sektor perekonomian," katanya.

"Demikianlah gambaran umum Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026, dan untuk lebih jelasnya kepada Dewan yang terhormat kami mempersilahkan untuk seutuhnya menelaah Rancangan Peraturan Daerah tersebut," ucap Bupati Tapteng.

Rapat Paripurna ini dilanjutkan dengan pandangan umum dari Fraksi- Fraksi di DPRD Tapteng, atas penjelasan Kepala Daerah terhadap Ranperda Kabupaten Tapanuli Tengah terkait APBD tahun anggaran 2026.

Kemudian, tanggapan Bupati Masinton soal pandangan umum Fraksi- Fraksi di DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah atas penjelasan Kepala Daerah terhadap Ranperda Kabupaten Tapteng terkait APBD Tapanuli Tengah tahun anggaran 2026.

Pembahasan Rancangan APBD Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun Anggaran 2026 oleh Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah ini, akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2025.

Turut hadir, Plh. Sekdakab Tapanuli Tengah, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Tapteng, dan Camat se-Kabupaten Tapanuli Tengah, serta anggota DPRD Tapteng.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️