Rabu, 22 Apr 2026

STMIK Kaputama Dorong Transformasi Digital Desa "50 Pemuda Sei Penjara Ikuti Pelatihan AI dan Desain"

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 20 Apr 2026 19:30
 Istimewa

Komitmen Perguruan Tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis teknologi kembali diwujudkan oleh Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Berdampak yang dilaksanakan pada Senin, (20/4) di Desa Sei Penjara, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Mengusung tema "Pelatihan Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Desain bagi Remaja Desa" kegiatan ini diikuti oleh 50 pemuda desa yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Program ini merupakan bagian dari implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek Pengabdian Kepada Masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) STMIK Kaputama, yakni membina desa digital. 

Melalui kegiatan ini, STMIK Kaputama menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik di dalam kampus, tetapi juga hadir secara langsung dalam memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda di desa binaan.
"Desa Sei Penjara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi besar dari segi sumber daya manusia, terutama kalangan remaja," ungkap Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton., ST., M.Kom. 

Namun, lanjut pria berkacamata tersebut, keterbatasan akses terhadap pelatihan teknologi digital masih menjadi tantangan utama.

"Kondisi ini mendorong STMIK Kaputama untuk hadir memberikan solusi melalui pelatihan berbasis teknologi terkini yang relevan dengan kebutuhan zaman," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua tim pelaksana kegiatan Novriyenni, M. Kom, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis dan aplikatif mengenai penggunaan teknologi AI serta keterampilan desain grafis. Kedua bidang ini dinilai sangat penting dalam era digital saat ini, karena dapat membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkreasi, berinovasi, bahkan menciptakan peluang usaha berbasis digital.
produk kecantikan untuk pria wanita

Diketahui, rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 09.00 Wib dengan pembukaan oleh panitia, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tim PKM serta perwakilan Pemerintah Desa Sei Penjara. 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sei Penjara, Santosa Sembiring., M. Kom, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi STMIK Kaputama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa tersebut.

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara program studi di lingkungan STMIK Kaputama dengan Pemerintah Desa Sei Penjara. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun kemitraan berkelanjutan untuk mendukung pengembangan desa digital di masa depan.

iklan peninggi badan
Materi pertama yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah pengenalan Artificial Intelligence (AI) untuk remaja. Peserta diberikan pemahaman dasar mengenai konsep AI, manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana teknologi ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Tidak hanya teori, peserta juga diperkenalkan langsung dengan berbagai tools AI yang dapat membantu dalam pembuatan konten, pengolahan ide, hingga mendukung proses belajar mandiri.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi demonstrasi penggunaan AI berlangsung. Para pemuda desa tampak aktif mencoba berbagai fitur dan bertanya langsung kepada pemateri mengenai cara penggunaan yang efektif. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda desa terhadap teknologi, asalkan diberikan akses dan pendampingan yang tepat.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan materi pelatihan desain grafis. Dalam sesi ini, peserta diajarkan dasar-dasar desain, prinsip visual, hingga praktik langsung membuat desain sederhana yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti promosi produk, media informasi desa, hingga konten media sosial. Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.

Pada sesi praktik, peserta diberikan kesempatan untuk langsung mengaplikasikan materi yang telah dipelajari. Dengan didampingi oleh tim dosen dan mahasiswa STMIK Kaputama, para peserta berhasil menghasilkan berbagai karya desain yang menarik. Hasil karya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kreatif di Desa Sei Penjara.

Dampak dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan secara langsung oleh peserta, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi desa. Dengan meningkatnya keterampilan digital remaja, diharapkan Desa Sei Penjara dapat mulai mengembangkan sistem informasi desa berbasis digital, meningkatkan kualitas promosi potensi desa, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dari generasi muda.

Bagi STMIK Kaputama, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. 

Melalui program desa binaan, STMIK Kaputama berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen, staf, dan mahasiswa STMIK Kaputama yang bekerja secara kolaboratif dalam menyukseskan program ini. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lapangan, sehingga mereka dapat memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengasah kemampuan sosial dan profesional.

Kedepan, STMIK Kaputama berencana untuk terus melanjutkan program pembinaan di Desa Sei Penjara dengan berbagai kegiatan lanjutan, seperti pelatihan lanjutan AI, pengembangan bisnis digital, hingga pendampingan kelompok kreatif remaja desa. Dengan demikian, transformasi digital di desa tidak hanya berhenti pada satu kegiatan, tetapi menjadi proses berkelanjutan yang memberikan dampak jangka panjang.

Melalui kegiatan PKM Berdampak ini, STMIK Kaputama kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berbasis teknologi serta menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan dapat menjadi kunci utama dalam mewujudkan desa yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi yang tepat, keterbatasan akses teknologi di desa dapat diatasi, dan potensi besar generasi muda dapat dikembangkan secara optimal. Desa Sei Penjara kini tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam proses transformasi digital menuju masa depan yang lebih baik. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sei Penjara Santosa Sembiring, S.Kom, Ketua STMIK Kaputama Dr. Relita Buaton., ST. M.Kom yang juga merupakan tim PKM, Ketua PKM Novriyenni, M.Kom, beserta anggota tim yang terdiri dari Kristina Annatasia Br Sitepu, S.Kom., M.Kom, Melda Pita Uli Sitompul, S.Kom., M.Kom, Indah Ambarita, SE., M.Si, Husnul Khair,M.Kom, I Gusti Prahmana,M.kom, Muammar Khadapi, S.TR.Kom.,M.Kom, serta puluhan pemuda Desa Sei Penjara yang mengikuti pelatihan AI dan desain.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️