Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom, membuka langsung kegiatan pembekalan dan pelepasan magang berdampak program Lastmile Indonesia 2026, Jumat (6/3).
Kegiatan yang digelar di Aula lantai IV STMIK Kaputama, dihadiri oleh Ketua Yayasan PTIM, Drs. Irwanto Tampubolon, M.Pd, para Wakil Ketua, para Ketua Prodi, bagian kerjasama, serta puluhan peserta magang dari kampus tersebut.
Menurut Ketua STMIK Kaputama, Dr. Relita Buaton, ST. M.Kom, puluhan mahasiswa peserta yang mengikuti magang berjumlah 60 orang dari berbagai Prodi, bekerjasama dengan sebuah perusahaan teknologi terbesar yang berpusat di India, yaitu Smartbridge.
"Kegiatan magang ini sesuai aturan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi. Aturan ini berfokus pada standar global, fleksibilitas kurikulum, dan pengakuan micro-credential (kredensial mikro) sebagai bagian kurikulum. Untuk itu kegiatan ini dijalankan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu," ucap Relita Buaton.
Pada kesempatan itu, pria berkacamata ini juga menjelaskan tujuan dari pelaksanaan magang yang diikuti oleh puluhan mahasiswa STMIK Kaputama.
"Magang ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa agar lebih mampu memasuki dunia kerja sehingga lebih siap mengerjakan berbagai projek berbasis industri kerja. Ini tentunya sangat spesial, karena Smartbridge merupakan perusahaan berbasis teknologi yang besar," urainya.
Relita Buaton juga akan memberikan apresiasi kepada para peserta magang yang lulus dalam kegiatan magang tersebut.
"Fokuslah mengikuti magang karena kalian akan difasilitasi dan dibekali ilmu berbasis teknologi serta ikuti aturan yang telah ditentukan," ungkap Ketua STMIK Kaputama, seraya menegaskan bahwa Pembina Yayasan PTIM, Dr. Parlindungan Purba SH. MH, juga ikut meapresiasi kegiatan tersebut.
Sebagai Ketua STMIK Kaputama, Relita Buaton juga mengatakan jika pihaknya saat ini mengadakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Untuk itu, kampus yang berada ditengah Kota Binjai dan sudah terakreditasi B ini, membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK/MA untuk bergabung di kampus yang berdampak, dengan program studi unggulan yang siap membangun masa depan gemilang.
Diakhir sambutannya, Relita Buaton melepas langsung 60 orang mahasiswa STMIK Kaputama yang akan melaksanakan magang di Smartbridge.
"Dengan mengucapkan puji dan syukur pada Tuhan yang maha kuasa, hari ini, Jumat 6 Maret 2026, pukul 10.10 Wib, sebanyak 60 orang mahasiswa STMIK Kaputama resmi kami lepas untuk mengikuti magang berdampak program Lastmile Indonesia 2026," demikian ucap Relita Buaton usai memberikan pembekalan kepada para mahasiswa.
Senada juga disampaikan Ketua Yayasan PTIM, Drs. Irwanto Tampubolon M. Pd. Diakuinya, pihaknya mendukung penuh kegiatan pembekalan dan pelepasan magang berdampak program Lastmile Indonesia 2026.
"Kami dari yayasan tentunya mendukung penuh kegiatan ini. Kami juga berharap kalian akan menjadi contoh bagi rekan rekan mahasiswa yang lain. Silahkan pakai fasilitas kampus untuk menunjang kegiatan ini," tutur Irwanto.
Sebelumnya, bagian kerjasama STMIK Kaputama yang diwakili oleh Endah Amedya Ginting menjelaskan berbagai aturan hingga akhirnya dapat melakukan kerjasama dengan Smartbridge.
"Ini merupakan program pembelajaran berbasis projek. Sebanyak 60 orang mahasiswa dari beberapa prodi yang ada di STMIK Kaputama, akan mengikuti magang yang akan dilakukan secara daring. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 12 Minggu atau sekitar 3 bulan, dan akan dimulai pada 9 Maret mendatang," bebernya.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua l STMIK Kaputama, Novriyenni, M. Kom, sebelumya juga ikut memberikan pembekalan kepada puluhan mahasiswa yang akan mengikuti magang.
Dihadapan seluruh calon peserta magang, wanita berhijab tersebut membeberkan persyaratan, tujuan, struktur dan alur pelaksanaan, output dan sertifikasi, sekaligus peran mahasiswa STMIK Kaputama yang akan mengikuti magang.
"Kita dituntut untuk aktif dan jangan malu untuk bertanya dengan mentor sesuai dengan keilmuannya. Tujuannya agar ilmu yang kalian dapat dapat dikembangkan di tengah tengah masyarakat. Yakinlah, kalian pasti akan lebih percaya diri dan lebih unggul jika kalian dapat melaksanakan magang ini dengan baik," pungkas Novriyenni, sembari mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan magang di Smartbridge.