Salah satu Misi dari Bawaslu adalah meningkatkan kwalitas pencegahan dan pengawasan pemilu yang inovatif serta kepeloporan masyarakat dalam pengawasan partisipatif. Untuk mewujudkan misi tersebut tentunya tidak terlepas dari pengetahuan masyarakat dalam hal penyelenggaran Pemilu.
Bukan hanya sekedar pengetahuan tentang penyelenggaran pemilu saja namun pengetahuan terhadap pengawasan juga merupakan hal yang paling penting untuk diketahui oleh masyarakat,namun pelibatan masyarakat untuk ikut sebagai pengawas pemilu haruslah diawali dengan proses sosialisasi dan berbagi pengetahuan.
M. Yusuf Ketua Bawaslu Kab. Labura memulai penandatanganan komitmen bersama
Oleh karenanya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada Pemilu tahun 2024 kepada sejumlah kelompok masyarakat di Aula Grand Hotel Aek Kanopan kec.Kualuh Hulu pada Selasa (13/09/2022).
Ketua Bawaslu kab. Labuhanbatu Utara, M.Yusuf.S.A.g menyampaikan bahwa ia sangat mengharapkan kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat untuk ikut sebagai pengawasan partisipatif pada pemilihan umum tahun 2024.
Disamping itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta sosialisasi atas masukan-masukan yang diberikan kepada bawaslu kab.Labuhanbatu Utara.
"Saya berharap kepada segenap masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif di pemilu 2024 ini dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta sosialisasi atas masukan yang diberikan," sebutnya.
Selain itu, M.Yusuf juga mengatakan bahwa Bawaslu akan terus bekerja semaksimalnya dan dalam penindakan pemilu pihaknya tidak bisa bertindak diluar ketentuan sehingga harus bertindak sesuai dengan sistem yang telah diatur dalam sejumlah peraturan dan perundangan yang berlaku karena mereka sudah disumpah untuk melakukannya.
"Kita akan bekerja semaksimal mungkin dalam pengawasan dan penindakan pemilu berdasarkan sistem peraturan perundangan yang ada karena kami sudah disumpah untuk itu", terangnya.
Sebagai Narasumber dalam acara sosialisasi ini dibekali oleh mantan anggota KPU RI tahun 2012 yang juga mantan anggota Panwaslu RI tahun 2010, Pdt. Saut Hamonangan Sirait.M.Th.
Saut menyampaikan bahwa salah satu hal yang diawasi oleh masyarakat adalah kampanye positif dan kampanye negatif baik yang dilakukan oleh kandidat maupun partai politik.Ia juga mengatakan bahwa kesadaran dari rakyat dalam hal pengawasan partisipasif harus di tingkatkan.
"Yang diawasi oleh masyarakat adalah kampanye positif dan negatif dari kandidat maupun parpol disamping itu,kesadaran rakyat untuk berpartisipasi dalam pengawasan juga harus ditingkatkan".ucapnya.
Pantuan awak media bahwa acara sosialisasi ini diikuti dengan antusias oleh para peserta dan yang bertindak sebagai moderator adalah Maruli Sitorus yang juga merupakan Komisioner Bawaslu kab. Labuhanbatu Utara.
Adapun peserta sosialisasi ini dihadiri oleh beberapa perwakilan Ormas, OKP dan Partai Politik yang ada di kab. Labuhanbatu Utara seperti MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Alwashliyah, KNPI, GP ANSOR, BKPRMI, Pemuda Pancasila, IPK, GKPS, GBKP, PEMUDA MUHAMMADIYAH, KAHMI, SKPP Perwakilan Gereja Katolik, Perwakilan Gereja HKBP, PUJA KESUMA, GAMKI, SPKS, APKASINDO, GOLKAR, PKB, PPP, NASDEM, PKS, GERINDRA, HANURA, PDI P dan lain-lain.
Acara sosialisasi diakhiri dengan Penandatangan Komitmen Bersama dalam pengawasan pemilu partisipatif tahun 2024 oleh sejumlah OKP, ORMAS, PARPOL dan Bawaslu kab. Labuhanbatu Utara.