Sabtu, 25 Apr 2026

RS Adam Malik Hadirkan Teknologi TMS: Harapan Baru untuk Pemulihan Pasien Neurologi

Medan (utamanews.com)
Oleh: Dito Sabtu, 25 Apr 2026 11:40
 Humas RSUP HAM

RS Adam Malik menghadirkan inovasi terbaru dalam layanan kesehatan dengan memperkenalkan teknologi Transcranial Magnetic Stimulation (TMS). Inovasi ini diharapkan menjadi harapan baru bagi pasien, khususnya dalam penanganan dan pemulihan gangguan neurolog

Sebagai rumah sakit rujukan terakhir di wilayah Sumatera bagian utara, RS Adam Malik terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menghadirkan teknologi modern TMS, sebuah alat canggih yang dirancang untuk membantu proses terapi pasien secara lebih efektif dan aman.

Dokter spesialis neurologi RS Adam Malik, dr. Suska Lara Br Ginting, M.Ked(Neu), Sp.N, menjelaskan bahwa TMS merupakan teknologi terapi non-invasif yang memanfaatkan energi magnet untuk menangani berbagai gangguan neurologi dan psikiatri.

“TMS ini alat stimulasi dengan menggunakan energi magnet. Alat ini aman, dan juga non-invasif, sehingga tidak membutuhkan tindakan operasi,” ucapnya, di Medan, 24 April 2026.
Lebih lanjut, dr. Suska menjelaskan bahwa TMS dapat digunakan untuk berbagai kondisi, seperti pasien stroke yang mengalami gangguan bicara, kelemahan anggota gerak, hingga gangguan fungsi kognitif.

Selain itu, terapi ini juga dinilai efektif untuk mengatasi nyeri kronis seperti migrain serta nyeri neuropati pada pasien dengan gangguan saraf.

“Di bidang psikiatri, TMS digunakan untuk membantu pasien dengan gangguan kecemasan dan depresi. Alat ini juga sudah banyak dimanfaatkan untuk menangani pasien dengan ketergantungan rokok maupun adiksi vape,” kata dr. Suska menambahkan keterangannya.

Manfaat TMS telah dirasakan langsung oleh salah satu pasien, Hardianto (38), yang merupakan pasien pasca stroke iskemik akut dan menjalani terapi di RS Adam Malik.
produk kecantikan untuk pria wanita

“Saya merasakan kedutan saraf di bagian tangan yang lemah, dan gangguan cemas yang saya alami setelah stroke berangsur pulih. Kualitas hidup saya menjadi lebih baik,” ujarnya setelah menjalani terapi di Gedung Paviliun RS Adam Malik.

Pengalaman serupa juga disampaikan oleh Palti Siregar (63), yang telah mengalami stroke ringan sejak lima tahun lalu dan merasakan peningkatan signifikan setelah menjalani terapi TMS.

“Setelah beberapa kali terapi, kekuatan tangan saya meningkat. Dulu hanya mampu membawa beban dalam jarak sekitar 200 meter, sekarang bisa hingga sekitar 2 kilometer. Ini sangat membantu proses pemulihan saya,” ungkapnya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️