Seorang oknum dokter Spesialis yang berdinas di RSUD Djoelham Binjai sudah hampir setahun tidak pernah masuk bekerja di Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Binjai tersebut.
Dampaknya, pelayanan kepada masyarakat menjadi berkurang sehingga banyak dikeluhkan oleh para pasiennya.
Hal itu diketahui setelah Wakil Walikota Binjai Hasanul Jihadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit yang mengantongi tipe A tersebut, Kamis (8/12) siang.
"Kita harus tindak disiplin. Ada seorang oknum dokter spesialis yang terdata di rumah sakit ini tapi tidak pernah masuk hampir setahun. Ini sebenarnya yang harus kita tindak dan kita disiplinkan," tegasnya.
Pria yang akrab disapa Jiji ini juga dengan tegas tidak peduli siapa yang membekingi oknum dokter spesialis yang dimaksud sehingga tidak pernah masuk kerja namun masih terdata berdinas di RSUD Djoelham Binjai.
"Ini gak penting, mau dibelakangnya siapa, dekingnya siapa atau titipan siapa. Yang penting bagaimana caranya pelayanan di rumah sakit bisa maksimal. Kita butuh dokter yang benar benar mengabdi untuk masyarakat. Ini harus selalu selaras dengan program Bapak Presiden," ungkap Jiji.
Perbaikan akses juga menjadi rencana selanjutnya untuk menjalankan program yang ada.
"Kenapa saya katakan begitu?! Harus kita akui kalau pasien di Rumah sakit ini bukan hanya dari Binjai, tapi ada dari luar kota yang juga banyak," bebernya.
Disinggung adanya keluhan dari masyarakat terkait fasilitas mobil ambulance yang tidak memiliki supir dalam keadaan urgent, Wakil Walikota Binjai ini berjanji akan mempelajarinya lebih lanjut.
"Yang pasti kita akan tingkatkan pelayanannya," ujarnya.
Diketahui, Wakil Walikota Binjai Hasanul Jihadi, melaksanakan Inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Djoelham Binjai yang beralamat di Jalan S. Hasanuddin, Kota Binjai.
Pantauan awak media, dalam sidak kali ini, Jiji (sapaan Hasanul Jihadi) mengendarai Sepeda Motor menuju RSUD Djoelham Binjai.
Disini, Jiji disambut langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Djoelham Binjai, dr. Romi Ananda Lukman, beserta beberapa orang staff, Kepala Dinas Perhubungan Harimin Tarigan, dan Kepala Inspektorat Heny Sridewi SE. M.Sp.