Jumat, 24 Apr 2026

Tragis! Ibu Rumah Tangga Tewas Saat Cari Kerang di Pantai Sentang, Keluarga Tolak Autopsi

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Mangisi Siburian Jumat, 25 Jul 2025 16:15
Rekaman foto penanganan korban
 Istimewa

Rekaman foto penanganan korban

Suasana duka menyelimuti warga Dusun II, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), usai ditemukannya seorang perempuan dalam kondisi tidak bernyawa di bibir pantai, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ervina (39), seorang ibu rumah tangga sekaligus nelayan pencari kerang asal Dusun I Desa Sentang. Ia ditemukan dalam posisi telungkup di atas pasir oleh seorang nelayan setempat, Rahmat Ismail (48), yang saat itu sedang melintas di sekitar lokasi.

Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Teluk Mengkudu bersama Tim Inafis Polres Sergai segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jenazah.

“Benar, kami menerima laporan penemuan mayat perempuan di pinggir pantai. Tim langsung turun ke lokasi dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar IPDA M. Sihombing, SH, Kanit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu.
Setibanya di lokasi, jenazah ditemukan dalam posisi terlentang. Suami korban, Rozulin (41), yang juga tiba di lokasi, memilih agar jenazah istrinya langsung dibawa ke rumah duka.

Beberapa saat kemudian, tim medis dari Puskesmas Sialang Buah yang terdiri dari petugas kesehatan Nurbaini Ramadhani dan bidan desa Nuraida melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan dipastikan sudah meninggal dunia.

Menurut Rozulin, istrinya memang rutin mencari kerang di pantai sejak pagi hari dan memiliki riwayat penyakit sesak napas yang sering kambuh.

“Dia memang tiap hari ke pantai cari kerang. Tapi belakangan ini sesaknya sering kambuh,” ujarnya sedih.
produk kecantikan untuk pria wanita

Saksi mata, Rahmat Ismail, menyebut korban tidak merespons saat dipanggil dan langsung melaporkan kejadian ke warga dan pihak berwajib.

Sementara itu, IPTU L. B. Manullang, Ps. Kasi Humas Polres Sergai, saat dikonfirmasi di Mako Polres Sergai ,(25/07) . Membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur kekerasan.

“Kami sudah sarankan agar dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian, namun pihak keluarga menolak dan menyatakan bahwa ini adalah musibah,” jelas IPTU Manullang.

iklan peninggi badan
Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi penolakan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai takdir.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat pesisir agar senantiasa memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas di lingkungan yang berisiko tinggi.
Editor: Erick Yoma
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️