Kamis, 21 Mei 2026

Satgas TNI Kejar dan Tembak KST Pembunuh Pekerja Pembangunan Puskesmas Omukia Puncak Papua

Papua (utamanews.com)
Oleh: Tommy Senin, 23 Okt 2023 09:33
Sejumlah barang bukti saat diamankan
Puspen TNI

Sejumlah barang bukti saat diamankan

Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw, yang dipimpin Pasiops Satgas Mobile Raider 300/BJW, berhasil melakukan pengejaran dan menembak satu anggota Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua yang berada di Honai, Kp. Arumaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan pada Jumat (20/10/2023).

Pengejaran KST dilakukan oleh 5 Tim dari Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw setelah menerima laporan dari Personel Pos Jingga Hijau Bandara Satgas Kopasgat Ilaga. Mereka melihat 6 orang anggota kelompok KST membawa 1 pucuk senjata laras panjang dan 2 senjata pucuk laras pendek jenis Pistol di Honai. Diduga mereka adalah pelaku penyerangan terhadap pekerja proyek pembangunan Puskesmas Omukia, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak.

Dari 5 tim yang diterjunkan, 3 Tim yang dipimpin oleh Pasiops Satgas 300/BJW bergerak menuju Honai, yang dicurigai di Kampung Arumaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, untuk melaksanakan pemeriksaan dan memastikan sesuai dengan laporan yang diterima. Terpantau oleh personel Satgas ada sekitar 12 anggota KST dengan membawa senjata laras panjang, senjata laras pendek, panah, dan senjata tajam melarikan diri.

Personel Tim Satgas memberikan tembakan peringatan ke atas namun tidak diindahkan, namun dibalas dengan tembakan. Sehingga personel Satgas TNI melakukan tembakan terbidik sehingga satu orang dari KST terkena tembakan di punggung. Mayatnya dibawa lari oleh rekannya masuk hutan. Selanjutnya, Tim Satgas melakukan penyisiran dan diketahui satu anggota KST tertembak, namun hanya ditemukan bercak darah dan perlengkapan yang berserakan sebagai barang bukti.
Kapuspen TNI, Laksda TNI Julius Widjojono, dalam rilisnya membenarkan kejadian pengejaran oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw terhadap KST Papua yang telah melakukan teror tersebut. “Diduga ini dilakukan oleh KST pimpinan Titus Murib yang melakukan penyerangan terhadap pekerja proyek pembangunan Puskesmas Omukia, Kabupaten Puncak,” ujarnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 300/Bjw berupa perlengkapan milik KST, alat komunikasi, dan perlengkapan lainnya. “Barang buktinya adalah 1 buah Drone, 1 buah popor senapan angin, 1 buah HT Icom tipe IC-V8, 1 buah HT Baopeng, 1 Set Laser Scop untuk senjata, 3 Handphone Android jenis Advan dan Smart Fren, Cross, 4 Handphone genggam jenis 2 buah Nokia, Evercross, Strawberry, 3 buah charger Hp, 2 buah charger baterai, 2 buah lampu, dan 12 buah foto," pungkasnya.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later