Jumat, 27 Nov 2020 03:15
KPU
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Perusak Mobil Plat Merah Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja

Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Perusak Mobil Plat Merah Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Sabtu, 24 Okt 2020 08:24
Istimewa
Kapolrestabes Medan saat memaparkan tersangka dan barang bukti di Mako, Jumat
Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap tersangka pengerusakan satu unit mobil milik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, pada saat aksi unjukrasa penolakan UU Omnibus Law yang terjadi di depan Kampus ITM, Kamis (08/10/2020).

Tersangka berinisial MHB (21) warga Jalan Sukaramai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Kepulauan Riau. Petugas juga turut menyita 1 unit mobil Isuzu Panther Pick Up BK 9320 J milik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta rekaman CCTV pada saat pengrusakan sebagai barang buktinya. Sedangkan 2 teman tersangka yang masing-masing berinisial FB alias DB (25) dan Jo (23) hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

"MHB berhasil kita amankan, Rabu (21/10/2020) kemarin sekira pukul 16.00 WIB saat berada di bundaran Tugu SIB Jalan Gatot Subroto, Kota Medan", kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim, Kompol Martuasah Tobing dan Wakasat Reskrim, AKP Rafael saat Press Release di Mapolrestabes Medan, Jumat (23/10/2020).


Ditangkapnya tersangka berawal adanya informasi yang diperoleh personel Sat Reskrim Polrestabes Medan, Rabu (21/20/2020) sekira pukul 16.00 WIB yang menyatakan keberadaan tersangka MHB di Bundaran Tugu SIB Jalan Gatot Subroto, Kota Medan sedang ikut melakukan aksi unjukrasa.

Kemudian personel pun bergerak ke lokasi dan melihat tersangka MHB sedang berada di sana dan langsung mengamankannya. "Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka MHB inipun mengakui perbuatannya dengan peran mengikuti tersangka FH alias DB dan tersangka JO mengejar 1 unit mobil pick up warna hitam yang untuk dibawa ke tempat terjadinya pengerusakan mobil tersebut," ungkap Riko.

Kombes Pol Riko Sunarko juga mengatakan, para tersangka menutup mobil milik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut itu menggunakan spanduk warna putih dari depan hingga belakang, serta meletakkan batu ke atas mobil itu.


"Bahkan tersangka juga membawa mobil itu ke dalam kampus ITM, setelah dirusak lantas tersangka MHB ini pun naik di belakang mobil tersebut", ungkapnya seraya menegaskan tersangka dijerat Pasal 170 dan atau 406 KUHPidana dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, puluhan mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) melakukan aksi unjukrasa dengan melakukan blokade separuh jalan di depan Kampus ITM Jalan Gedung Arca, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Provinsi Sumut, Kamis (08/10/2020).

Dalam aksinya, massa tampak berdiri di tengah jalan dengan memegang spanduk panjang, dan sambil melantangkan protes terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan. Aksi blokade jalan ini menyebabkan arus lalu lintas terjadi sedikit kemacetan.
Editor: Budi

T#g:mahasiswaOmnibus Law
Berita Terkait
  • Minggu, 22 Nov 2020 19:22

    Kesaksian Mahasiwa Papua dari Pelosok Kalbar, Sebut Papua Berkembang Pesat

    Sejumlah mahasiswa asal Papua, Enos dkk, yang sedang menjalani study di STT ABDI TUHAN INJILI (ATI) Anjongan, Kalimantan Barat (Kalbar) mengakui perkembangan Papua dibawah pemerintahan Presiden Joko W

  • Selasa, 17 Nov 2020 14:57

    Kodim 0209/LB Gandeng Mahasiswa ULB, Akan Tanam Pohon di Sepanjang DAS Desa Hatapang

    Bentuk pelestarian lingkungan dan antisipasi bahaya banjir bandang, Kodim 0209/LB bersinergi dengan mahasiswa Universitas Labuhanbatu (ULB), akan laksanakan kegiatan penanaman pohon di sepanjang daera

  • Sabtu, 14 Nov 2020 22:54

    Polisi amankan Sepasang insan ini saat hendak buang mayat mahasiswi, warga Binjai Timur

    Dua orang Pelaku diduga melakukan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang mengakibatkan matinya orang lain, berhasil diamankan Petugas Kepolisian dari Polsek Sei Bingai, Polres Binjai, Sabtu (14

  • Senin, 09 Nov 2020 02:09

    Salah Ketik UU Cipta Kerja Tidak Mempengaruhi Substansi

    Beberapa waktu belakangan ini, masyarakat diramaikan oleh adanya kesalahan ketik dalam UU Cipta Kerja. Namun demikian, Kesalahan redaksional pada UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja rupanya tid

  • Rabu, 04 Nov 2020 19:14

    Senat Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura Kecam Presiden Perancis

    Senat Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura, mengecam pernyataan Presiden Perancis, Emmanuel Macron, yang sebelumnya mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang sedang mengalami krisis.Tidak hanya itu, sikap

  • Senin, 02 Nov 2020 16:32

    Tuntut kenaikan upah, puluhan massa buruh demo di kantor DPRD Sumut

    Puluhan massa buruh dari kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai yang tergabung dalam FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) Sumut melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sum

  • Minggu, 01 Nov 2020 17:51

    Aktifis Mahasiswa Apresiasi Penampilan Juliadi- Amir Hamzah di Debat Publik I Pilkada Binjai

    Pasca digelarnya "Debat Publik" Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai di Hotel Kardopa, serta disiarkan langsung oleh sal

  • Sabtu, 31 Okt 2020 02:31

    UU Cipta Kerja Mempermudah Perizinan Usaha

    DPR baru saja mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebagai salah satu terobosan untuk memangkas hiper regulasi yang selama ini membekap investasi. Salah satu cluster yang ada dalam Omni

  • Rabu, 28 Okt 2020 20:28

    Tak hanya Buat Onar Saat Unjuk Rasa, Beberapa Mahasiswa Papua Buat dan Sebar Berita Hoax Ini

    Puluhan mahasiswa Papua yang menggelar aksi unjuk rasa menolak penerapan otonomi khusus Papua Jilid II terpaksa dibubarkan oleh aparat Kepolisian karena telah melanggar aturan, di Universitas Cenderaw

  • Kamis, 29 Okt 2020 02:29

    Gugatan UU Cipta Kerja Dapat Melalui MK

    UU Cipta Kerja sempat jadi kontroversi karena ada pihak yang salah paham mengenai pasal-pasalnya. Ada pula yang ternyata hanya termakan hoax. Presiden Jokowi mempersilakan mereka yang tak menyetujui U

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak