Rabu, 22 Apr 2026

Oknum Inisial S Diduga Bermain Solar Subsidi, Ini Tanggapan Kapendam I/ BB

Sibolga (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Sabtu, 24 Sep 2022 20:04
Mobil Coll Diesel Hijau BK 9949 CL, diduga hendak melakukan bongkar dan memuat kedalam bak Colt Diesel bak kuning, di salah satu halaman perumahan.
 utamanews/Bambang EF Lubis

Mobil Coll Diesel Hijau BK 9949 CL, diduga hendak melakukan bongkar dan memuat kedalam bak Colt Diesel bak kuning, di salah satu halaman perumahan.

Praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar ternyata masih marak di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kabar tersebut dinyatakan oleh masyarakat Tapteng, salahsatunya, berinisial BT, kepada utamanews.com.

Bahkan menurut BT, bisnis dugaan penimbunan BBM tersebut juga diduga dilakoni oleh salah satu oknum marga (Inisial-red) S atau kerap disapa (Inisial) S, bekerja di korps angkatan darat di Kota Sibolga.
Menurut BT, pengumpulan tempat minyak solar itu, bukan hanya memakai milik pribadi. Namun S ditenggarai memakai fasilitas negara sebagai tempat bongkar muat solar ilegal.

Ia mengatakan Mobil Colt Diesel bak hijau ber- pelat hitam, dengan nopol BK 9949 CL itu diduga kuat melakukan bongkar muat kedalam colt diesel bak kuning.
"Mobil bak hijau itu datang dari arah selatan. Sesampainya di rumah susun asrama pada sore atau malam harinya, dilakukan bongkar muat kedalam bak mobil kuning yang tidak memiliki nopol. Mungkin, agar tidak perpantau khalayak ramai, halaman asrama rumah susun pun dijadikan persembunyian," sebut BT, Sabtu (24/9/2022).
BT menduga mobil pengangkut BBM subsidi tersebut kerap melakukan bongkar muat di halaman itu.

"Hampir tiap hari, atau dua hari sekali lah mobil itu bongkar solar di asrama. Itu bisnis oknum S dan nama pasarannya juga inisial S," jelas pria yang bekerja sebagai kuli kasar ini.

Lanjutnya, ditenggarai bisnis penimbunan atau permainan minyak ilegal jenis solar tersebut, telah berjalan cukup lama.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Bisnis solar subsidi itu, sudah berjalan sekitar ± enam bulan hingga kini masih aktif," cetusnya.

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I Bukit Barisan, Letnan Inf Rico Julyanto Siagian ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan, dirinya akan meninjau hal itu.
"Belum ada laporan yang masuk. Tolong dikirim data-datanya, agar bisa saya tinjau informasi kebenarannya pak," sebut pria yang pernah sebagai Komandan Kodim 0210/Tapanuli Utara pada tahun 2019 lalu.

iklan peninggi badan
Masih kata Letkol Inf Rico Julyanto Siagian, jika terbukti ada oknum bermain BBM Solar subsidi/ penimbunan solar, maka Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan (BB) tidak segan segan memberikan sanksi dan proses hukum yang berlaku.

"Kalau memang terbukti, akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku, terimakasih pak," tulis lelaki yang pernah bertugas di Kodiklatad sebagai Wakil Instruktur Tempur (Waispur) itu.

Sementara itu, oknum bermarga S alias S, belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️