Letda Laut (P) Muhammad Nizhan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Ia meraih gelar honor graduate sebagai lulusan terbaik dalam pendidikan Sub-Lieutenant Course (SLC) 2026.
Pendidikan tersebut dilaksanakan di Muara Naval Base, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, beberapa waktu lalu. Program ini menjadi salah satu pendidikan bergengsi bagi perwira muda angkatan laut.
SLC 2026 diselenggarakan oleh Naval Training Centre (NTC) Royal Brunei Navy. Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Brunei Engineering, Logistics and Training Solutions (BELTS).
Pada upacara penutupan, Atase Pertahanan RI untuk Brunei Darussalam, Kolonel Inf Gamma Arthadilla Sakti, turut hadir. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap perwira siswa TNI.
Partisipasi perwira TNI dalam program ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas prajurit. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan profesionalisme di lingkungan militer.
SLC 2026 diikuti oleh total 12 perwira. Delapan di antaranya berasal dari Brunei Darussalam.
Sementara itu, empat peserta lainnya merupakan perwira internasional. Mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina.
Program ini dirancang untuk membekali perwira junior angkatan laut. Fokus utamanya adalah kemampuan merencanakan dan melaksanakan operasi laut dasar.
Para peserta juga dilatih menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim. Tantangan tersebut semakin kompleks seiring perkembangan situasi global.
Keikutsertaan TNI dalam kegiatan ini tidak hanya bersifat pendidikan. Lebih dari itu, ini merupakan bagian dari diplomasi militer.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kepercayaan antarnegara. Selain itu, interoperabilitas antar angkatan laut juga dapat meningkat.
Momentum ini sekaligus mempererat hubungan bilateral dan multilateral. Tujuan akhirnya adalah menjaga stabilitas serta keamanan maritim di kawasan.