Kasus pembajakan aplikasi WhatsApp atau penipuan mengatasnamakan seseorang, hingga saat ini masih terus saja terjadi. Berbagai modus pun dilancarkan oleh pembajak atau hacker untuk meraup keuntungan dari calon korbannya.
Seperti yang dialami oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Langkat, Darwis Sinulingga. Dengan memasang foto profil milik Darwis, sang pembajak atau penipu ini menawarkan barang barang berharga kepada calon korbannya dengan harga yang lebih murah dari harga di pasaran.
"Benar, ada penipu meatasnamakan saya dan memasang foto profil saya untuk menipu para korbannya dan berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp," ungkap Darwis Sinulingga saat dikonfirmasi awak media, Selasa (28/6) malam.
Akibatnya, lanjut Darwis Sinulingga, ia mengaku merasa dirugikan karena ada beberapa rekan rekannya yang tergiur dengan iming iming sang penipu yang menawarkan barang dengan harga yang lebih murah.
"Ada beberapa orang teman saya akhirnya kena tipu. Jelas ini merugikan saya," ujar Darwis sembari menegaskan bahwa ia berencana akan melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Langkat.
Sebagai korban, Darwis Sinulingga juga menyebutkan nomor Seluler yang digunakan sang penipu untuk mengelabui calon calon korbannya. "Nomor yang dipakai di aplikasi WhatsApp nya adalah 0815-9861-464," sebutnya.
Disinggung modus seperti apa yang digunakan oleh sang penipu untuk mengelabui calon korbannya, pria yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik ini menyebutkan, ada beberapa modus yang dilakukan oleh penipu tersebut.
"Menurut informasi yang saya terima dari beberapa teman dan disampaikan kepada saya, si penipu menawarkan barang berharga senilai ratusan juta rupiah. Mulai Mobil bekas, mobil baru, hingga emas batangan (Antam logam mulia-red)," urai Ketua PWI Langkat.
Dalam menawarkan barang tersebut, lanjut Darwis Sinulingga, sang penipu menawarkan barang dengan potongan harga/diskon hingga 10 persen.
"Salah satu teman saya yang melaporkan kepada saya mengaku kalau si penipu menawarkan Antam logam mulia dengan berat 25 gram dengan harga pergramnya Rp700.000. Harga itu sudah dilengkapi dengan sertifikat," tutur Darwis.
Tidak hanya itu, lanjut Darwis, guna melancarkan aksinya, sang penipu cuma mengiming ngimingi calon korbannya dengan diskon 10 persen apabila memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
"Semoga sang penipu segera bertobat dan mengakui kesalahannya," harapnya.
Di akhir ucapannya, Darwis Sinulingga menghimbau kepada masyarakat agar jangan cepat percaya kepada seseorang yang menawarkan barang barang berharga melalui sambungan seluler WhatsApp.
"Cek n kroscek dulu kebenarannya dan pastikan orang yang menawarkan barang tersebut adalah orang yang kita maksud atau memang betul teman kita," demikian ungkap Darwis Sinulingga diakhir ucapannya, seraya menegaskan, adapun salah seorang yang nyaris menjadi korbannya adalah Ketua PWI Sumut 2 periode (2015-2018 dan 2018-2021) Hermansyah SE, karena pelaku sempat menghubunginya melalui sambungan seluler WhattsApp.