Kader Partai Golkar Sumut telah melaporkan empat akun Instagram yang diduga menyebarkan hoaks tentang video viral Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang membeda-bedakan bendera Partai Golkar dan PDIP, ke Polda Sumut. Pelapor, Apri Budi, telah merinci keempat akun Instagram tersebut, yaitu @medanheadlines, @cctv.medan, @lintas.sumut, dan @hits_kalakkaro.id.
"Dalam bentuk pengaduan masyarakat. Hari ini kita melihat adanya hal yang tidak lazim dari beberapa akun Instagram yang menyatakan bahwa Pak Bobby mencabut bendera Golkar dan membiarkan bendera PDIP," kata Apri Budi di Mapolda Sumut, pada Senin (19/6/2023).
Ia mengatakan bahwa unggahan tersebut terkesan mencitrakan Bobby Nasution sebagai orang yang sombong. Selain itu, menurutnya, unggahan tersebut juga menciptakan konflik antara Golkar dan Bobby Nasution, yang merupakan kader PDIP.
"Kita sangat menyayangkan hal ini. Terlebih lagi, kita melihat adanya indikasi bahwa ada aktor intelektual di balik ini yang berusaha memecah belah antara Partai Golkar dan Pak Bobby. Padahal, Pak Bobby adalah bagian dari kami, Partai Golkar, yang mendukungnya sebagai Wali Kota Medan," jelasnya.
"Saya sebagai kader Golkar merasa perlu melaporkan hal ini kepada pihak yang berwenang untuk menjaga kondusivitas di Kota Medan," sambung Apri.
Dia meminta agar pengaduan tersebut segera ditanggapi oleh pihak kepolisian. Apri juga meminta polisi untuk segera memanggil Ketua DPD I Golkar Sumut, Musa Rajekshah, untuk memberikan klarifikasi bahwa unggahan tersebut adalah hoaks.
"Oleh karena itu, saya melaporkan beberapa akun Instagram ini dan meminta kepada Pak Kapolda Sumut untuk juga memanggil Ketua DPD I Partai Golkar, Musa Rajekshah, untuk dimintai keterangan mengenai berita hoaks ini," pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan Bobby Nasution membeda-bedakan bendera partai yang terpasang di Medan telah menjadi viral. Dalam video tersebut, Bobby terlihat sedang di dalam mobil dan mengarahkan beberapa petugas untuk mencabut bendera berwarna kuning yang terpasang di jalanan Medan. Video tersebut juga menampilkan bendera PDIP yang tetap terpasang di pinggir jalan Kota Medan. Pengunggah video menyebut bahwa Bobby memerintahkan bendera Golkar dicabut, namun membiarkan bendera PDIP tetap terpasang.
"Dalam beberapa waktu lalu, terlihat Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memerintahkan anggotanya untuk mencabut seluruh bendera Partai Golkar di sekitar Jalan Sudirman depan Taman Ahmad Yani. Hal ini dikarenakan merusak estetika Kota Medan," tulis pengunggah video.