Selasa, 17 Mar 2026

Pemkab Deli Serdang Siapkan Intervensi Pasar Jaga Stabilitas Harga & Daya Jual

Deli Serdang (utamanews.com)
Oleh: Jonas Rabu, 11 Mar 2026 11:00
dr H Asri Ludin Tambunan didampingi Ketua TP PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan bersama Wabup, Lom Lom Suwondo SS didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny Asniar Lom Lom Suwondo SS, menunjukkan bawang merah yang baru dipanen pada panen bawang merah bersama Kelompok Tani Oriza di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Selasa (10/3/2026).
 (Foto Diskominfostan Deli Serdang)

dr H Asri Ludin Tambunan didampingi Ketua TP PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan bersama Wabup, Lom Lom Suwondo SS didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny Asniar Lom Lom Suwondo SS, menunjukkan bawang merah yang baru dipanen pada panen bawang merah bersama Kelompok Tani Oriza di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Selasa (10/3/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya jual hasil pertanian petani, khususnya komoditas strategis seperti bawang merah dan cabai.

Skema intervensi tersebut, yakni pemerintah akan membeli langsung hasil panen petani dan selanjutnya dijual kembali ke pasar dengan dukungan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kami sebagai pemerintah daerah akan mengambil langsung cabai dari petani, kemudian kita jual ke pasar bebas. Selisih harga nantinya akan kita subsidikan," ujar Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan yang turun langsung pada panen bawang merah bersama Kelompok Tani Oriza di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, dan panen cabai bersama Kelompok Tani Sadar Tani di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Selasa (10/3/2026).

Selain itu, Pemkab Deli Serdang juga sedang mengkaji pola pengembangan komoditas terpadu yang menggabungkan sektor pertanian dan perikanan dalam satu kawasan produksi. 
Model tersebut direncanakan mencakup budidaya ikan air tawar, padi, bawang merah, cabe/cabai (Ipababe) hingga secara bersamaan dalam satu sistem usaha tani.

"Nanti kita coba prosesnya. Mungkin dengan lahan sekitar 2.000 meter bisa kita uji coba. Mudah-mudahan model ini bisa menjaga produksi sekaligus meningkatkan daya jual hasil petani," jelas Bupati.

Bupati juga menyampaikan kabar baik, yakni saat ini kondisi inflasi di Deli Serdang sudah mengalami penurunan dari sebelumnya termasuk yang tertinggi di Indonesia, kini angka inflasi daerah berada di kisaran 4,18 persen (yoy).

Pun begitu, Pemkab Deli Serdang hanya bisa melakukan intervensi pada komoditas tertentu yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Komoditas yang bisa kita kendalikan itu, seperti beras, bawang merah, cabai, bawang putih, dan ikan darat. Komoditas lain sulit untuk kita intervensi," sebut Bupati.

Menurut Bupati, produksi sejumlah komoditas, seperti beras dan bawang merah saat ini relatif aman. Bahkan untuk cabai, kondisi harga saat ini cenderung rendah sehingga berpotensi masuk kategori deflasi.

Karena itu, langkah jangka pendek yang akan dilakukan adalah melakukan pembelian hasil panen petani secara langsung sebagai bentuk operasi pasar daerah.

iklan peninggi badan
"Untuk bawang merah maupun cabai, kita akan pelajari dulu payung hukumnya. Kalau memungkinkan, kita ambil langsung dari petani lalu kita jual ke pasar dengan mekanisme subsidi dari pemerintah. Kita anggap ini sebagai bentuk operasi pasar," jelas Bupati.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️