Selasa, 28 Apr 2026

Rekam Data E-KTP Berlanjut Hingga Oktober 2013

TEBING TINGGI (utamanews.com)
Sabtu, 19 Jan 2013 09:47
<br>
 


Program layanan rekam data Kartu Tanda Pendudukan Elektronik (E-KTP) di Kota Tebingtinggi yang seharusnya berakhir 31 Desember 2012 lalu akhirnya diperpanjang hingga Oktober 2013 mendatang. Hal itu disebabkan karena keterbatasan waktu dan dana.

"Bagi warga yang belum menerima E-KTP maka KTP kovensional (lama) masih berlaku sampai 31 Oktober 2013, sedangkan KTP elektronik ini berlaku seumur hidup”, demikian disampaikan Walikota Tebingtinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM saat melakukan kegiatan ‘Jumat Keliling’ (jumling) ke Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, bersama Wakil Walikota, H. Irham Taufik, Sekdako, H. Johan Samose Harahap, Kabag Humasy Pemko, Ahdi Sucipto serta sejumlah pimpinan SKPD sejajaran Pemko Tebingtinggi, Jumat (18/1).

Menurut Umar Hasibuan, perekaman data E-KTP tetap dilanjutkan karena adanya perkembangan dari penduduk yang memasuki usia 17 tahun. Oleh karena itu, Walikota memerintahkan para lurah dan camat agar terus mengidentifikasi warganya yang belum merekam data E-KTP.

"Para camat dan lurah harus tetap memantau warganya yang belum merekam data E-KTP supaya program layanan E-KTP bisa berjalan optimal dan maksimal”, pesan Umar Hasibuan yang kedatangannya ke Kelurahan Bagelen diterima Kepala Kelurahan Bagelen, M. Rusli dan Camat Padang Hilir, Fery Fernando Lubis serta seluruh Lurah se- Kecamatan Padang Hilir.

Pada kesempatan itu, Umar Hasibuan juga menyampaikan program bantuan pengurusan Akte Lahir yang dicanangkan oleh Pemko Tebingtinggi sebanyak 1.500 lembar pada TA 2012 lalu, hanya terpakai sebanyak 600 akte. Untuk itu, pada TA 2013 ini Pemko Tebingtinggi kembali mencanangkan sebanyak 1.000 akte kelahiran gratis.Sejumlah program disampaikan Walikota diantaranya bidang pendidikan dan kegamaan serta sosial, UMKM dan peternakan. Di bidang pendidikan, Pemko Tebingtinggi akan mencanangkan wajib belajar (wajar) 12 tahun yakni hingga ketingkat sekolah lanjutan atas.

"Pemko Tebingtinggi sedang melakukan pelatihan kursus tata boga, tata rias dan tata busana masing-masing kelurahan sebanyak 30 orang, setelah pelatihan nantinya akan diberikan bantuan peralatan secara gratis supaya langsung bisa bekerja secara mandiri”, ungkap Walikota.

Di bidang sosial, seluruh warga miskin di Kota Tebingtinggi mendapatkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), sedangkan di bidang keagamaan dicanangkan gerakan membaca Al-Qur’an setelah sholat maghrib serta ‘Cinta Masjid’ yang bertujuan untuk meningkat pengetahuan di bidang bacaan Qur’an serta meningkatkan akhlak, keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.Walikota juga mengaku dalam waktu dekat akan dibangun lagi 2 unit rumah susun sewa sederhana (rusunawa) dengan kapasitas 400 rumah bagi warga yang belum memiliki tempat tinggal dan direncanakan akan di bangun di kawasan Sei Segiling. "Untuk memberikan ruang hijau di kawasan pemukiman, kita himbau warga yang membangun rumah agar menyediakan tanah terbuka sebesar 40 persen yang sekaligus berfungsi sebagai daerah resapan air”, imbuh Umar Zunaidi Hasibuan. (athar)

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️