Demonstrasi Pensiunan Karyawan PTPN II Tanjung Morawa
Ratusan pensiunan karyawan Kebun Gohor PTPN II melakukan aksi demo di depan gerbang masuk kantor Direksi PTPN II Tanjung Morawa, Senin (11/3/2013) sekitar pukul 11.00 Wib. Mereka menuntut agar PTPN II membayar satunan hari tua (SHT) sejak tahun 2004 s/d 2010 dan tahun 2012.
Kordinator Pensiunan Karyawan, Edi Tasrim dalam orasinya menyatakan, anehnya mantan karyawan yang pensiun tahun 2011 justru sudah mendapat SHT. Sedangkan yang pensiun tahun 2004 hingga 2010 dan 2012 justru belum dibayarkan. “Kami menduga ada calo pencairan SHT bagi karyawan pensiunan tahun 2011, karena pensiunan tahun sebelumnya saja belum menerima SHT. Kami tidak mau pembayaran SHT diambil dari Jamsostek,” ujar Edi.
Setengah jam berorasi yang juga sempat membuat arus lalu lintas padat marayap itu, sekitar 10 orang perwakilan massa diterima Direksi Pemasaran PTPN II Hakim Bako. Dalam pertemuan yang disaksikan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar Hardi Mulyono disepakati, SHT tahun 2004-2005 segera dibayar pada bulan April 2013, SHT tahun 2006-2012 akan dibayar secara bertahap dan akan dikirim secara tertulis penjadwalan pembayarannya pada bulan April 2013, pembayaran Jamsostek akan segera dibayar setelah penyesuaian data antara PTPN II dengan PT Jamsostek, Medali jubileum 25 tahun harus dibayarkan, pembayaran SHT langsung kepada yang bersangkutan (pensiunan) kebun Gohor Lama Kabupaten Langkat tanpa ada kutipan apapun dan yang bersangkutan harus buka rekening di bank BRI dan untuk menyelesaikan data pensiunan harus ada kordinasi antara perwakilan pensiunan dan staf SDM Kantor Direksi PTPN II dan Kebun Gohor Lama.
Sementara anggota DPRD Sumut Hardi Mulyono kepada wartawan mengatakan, meminta kepada PTPN II Sumut untuk membayar seluruh SHT pensiunan karyawan tahun ini juga. Hal itu tidak bisa ditawar lagi.
Terpisah, Humas PTPN II Rahmuddin SH membatah jika ada indikasi calo pembayaran SHT bagi pensiunan tahun 2011. “Tidak ada calo, namun data pensiunan tahun 2004 sampai 2010 ada perbedaan dengan yang kita miliki,” jawab Rahmuddin. (Herda)