Sampai saat ini di wilayah kota Medan masih mengalami pemadaman listrik. Listrik mulai padam secara serentak sekira pukul 11.50 WIB, Senin (18/3). Di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar, pemadaman menyebabkan terganggungnya aktivitas di kantor-kantor pemerintahan.
Pemadaman juga terjadi di kabupaten/kota lainnya seperti Tebing Tinggi, Asahan, Tanjung Balai, Langkat, dan Kota Binjai.
Humas PLN Sumut, Raidir Sigalingging menjelaskan, pemadaman terjadi karena adanya kerusakan atau black out di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sicanang di Belawan, Medan.
"Kita belum bisa memastikan listrik bisa kembali hidup. Karena untuk proses perbaikan saja bisa memakan waktu empat jam, belum lagi proses penyaluran ke tiap-tiap gardu induk," ujar Raidir.
Kerusakan yang terjadi pada mesin pembangkit listrik di Sicanang, Medan, juga menyebabkan terjadinya pemadaman di seluruh wilayah Aceh.
Menurut Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Aceh, Said Mukarram, pemadaman terjadi sejak pukul 12.00 Wib. Pemadaman mulai dari Pantai Timur hingga Banda Aceh sementara kawasan Pantai Barat Selatan normal tidak terjadi pemadaman.
"Penyebabnya belum diketahui pasti. Namun karena ada gangguan di pembangkit Sumut. Pasokan untuk Aceh kan dari sana. Namun sekira Pukul 15.45 WIB sudah kembali normal. Pasokan dari Sumatera Utara pun sudah kembali normal,"ujarnya.
Menurut Said, pasca pemadaman, PLN tidak tinggal diam dan mengerahkan semua pembangkit yang ada baik yang ada di Langsa, Lhokseumawe, Sigli dan Banda Aceh."
Masing - masing wilayah kerja langsung menghidupkan pembangkit 15 menit pasca padam. Banda Aceh memang sedikit terlambat karena disini kan banyak pembangkit dan butuh waktu menghidupkan," demikian ujarnya. (edison)