Minggu, 03 Mei 2026

Hary Tanoesoedibjo optimistis Indonesia bisa menjadi negara luar biasa

JAKARTA (utamanews.com)
Senin, 07 Okt 2013 07:02
Bakal calon wakil presiden RI dari Partai Hanura Hary Tanoesoedibjo optimistis Indonesia bisa menjadi negara luar biasa di mata dunia karena negara ini memenuhi persyaratan menjadi negara yang disegani.

"Potensi bangsa kita tersedia untuk menjadi negara yang maju," kata Hary di Palu, Sabtu.

Dia mengatakan persyaratan pertama yang dimiliki negara ini populasi demografinya yang besar dan produktif.

Pengusaha media itu mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi negara besar keempat di dunia setelah China, India dan Amerika karena salah satunya didorong oleh populasi penduduknya yang tinggi.
Bahkan, katanya, negara yang maju sekalipun seperti Australia penggerak ekonominya hanya sedikit ditopang dari populasi penduduk karena memang jumlah penduduk relatif sedikit.

Populasi penduduk yang mencapai 242 juta jiwa didominasi usia produktif sehingga sangat meyakinkan untuk mendorong kemajuan bangsa ini, ujarnya.

Syarat berikutnya, kata Hary, Indonesia memiliki sumber daya alam di berbagai sektor namun belum tergarap secara baik sehingga belum memberikan kesejahteraan masyarakatnya.

"Indonesia punya dua musim sehingga pertanian kita bisa panen sampai tiga kali setahun dibanding negara yang hanya satu musim," kata Hary.
produk kecantikan untuk pria wanita

Dia mengatakan syarat lainnya adalah ekonomi Indonesia yang mandiri karena bertumpu pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kondisi itu, kata dia, cukup membuat Indonesia bertahan dari badai krisis ekonomi global.

Dia mengatakan seluruh potensi yang dimiliki tersebut harus dimaksimalkan untuk menjadikan Indonesia negara luar biasa di dunia.

iklan peninggi badan
Di balik potensi negara itu, kata Hary, banyak pula masalah yang harus dituntaskan seperti masalah korupsi dan penegakan hukum.

Setelah 15 tahun Indonesia menjalani era reformasi korupsi justru semakin banyak dan sudah masuk ke semua lini termasuk lembaga tinggi negara, katanya.

"Belakangan kasus Mahkamah Konstitusi. Sebelumnya Ketua SKK Migas juga sudah korupsi," katanya. (Ant)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️