Sabtu, 02 Mei 2026

Atlet Sepatu Roda Medan Ikut Seleknas Kejuraan Dunia

MEDAN (utamanews.com)
Jumat, 19 Jul 2013 08:48
Sejumlah atlet sepatu roda berkostum tokoh wayang orang, dengan memakai rollerblade meluncur di jalanan saat mengikuti Parade Budaya dan Bunga di Jl Tunjungan Surabaya, Minggu (5/5). Perhelatan seni dan budaya yang diikuti ratusan peserta dari berbagai da
 FOTO ANTARA/Eric Ireng

Sejumlah atlet sepatu roda berkostum tokoh wayang orang, dengan memakai rollerblade meluncur di jalanan saat mengikuti Parade Budaya dan Bunga di Jl Tunjungan Surabaya, Minggu (5/5). Perhelatan seni dan budaya yang diikuti ratusan peserta dari berbagai da

Atlet sepatu roda Kota Medan Nasyiatul Aufa Amri dipanggil ke seleksi nasional (seleknas) persiapan menghadapi kejuaraan dunia di Belgia, Agustus 2013.

Ketua Persatuan Olah Raga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Medan Doli Dalimunthe di Medan, Kamis, mengatakan pemanggilan Nasyiatul Aufa Amri tersebut berdasarkan hasil kejurnas antarklub di Bogor Mei silam.

Di even tersebut, Nasyiatul yang merupakan atlet binaan KONI Medan meraih peringkat lima pada nomor 42 km.

“Nasyiatul masih muda, tetapi telah mampu bersaing dengan atlet senior. Ini yang membanggakan kami. Meski di urutan lima, tapi dia menunjukkan kemampuan yang maksimal,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Doli yang didamping pelatih Alfi Syahrin mengharapkan, Nasyiatul dapat terus memberikan kontribusi yang terbaik, maka dengan demikian ia dapat membela Merah Putih di pentas internasional.

Bagi Pengkot Perserosi Medan, pemanggilan atletnya menjalani seleknas merupakan hal yang sangat membanggakan karena ini merupakan pertama kali atlet Medan diikutkan.
“Ini yang pertama kali kita mengirim atlet ikut seleknas kejuaraan dunia,” katanya.

Perserosi Medan saat ini membina 100 atlet muda dan senior, dan dalam beberapa even nasional atlet sepatu roda daerah ini mampu menunjukkan prestasi yang cukup membanggakan.

produk kecantikan untuk pria wanita
Hanya, kata Doli, Perserosi Medan merasa dipinggirkan oleh pemerintah daerah karena harus membina atlet dengan berpindah-pindah tempat.

“Kita tidak punya sarana dan prasarana. Ya, terpaksa pelatihan berpindah-pindah,” katanya.

Untuk itu, Perserosi Medan mengharapkan perhatian pemerintah untuk menyiapkan sarana agar pembinaan sepatu roda berjalan dengan baik.

“Kami sangat mengharapkan adanya sarana, agar kami bisa memaksimalkan pembinaan,” katanya. (Ant)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️