Vaksinasi BIN, Luhut ungkap Rahasia kepada Presiden
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Selasa, 31 Agu 2021 16:51
Ahmad Aqil
Luhut, santri Ponpes Sabilul Mukminin saat mendampingi Kabinda Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana berdialog dengan Presiden Jokowi, Selasa (31/8).
Seorang santri dari Pondok Pesantren Sabilul Mukminin, Binjai Sumatera Utara, menaruh mimpi sekaligus menumpahkan curahan hatinya langsung pada Presiden Jokowi.
Santri dari Binjai ini bernama Luhut. Ia berkesempatan berdialog dengan Presiden Jokowi secara virtual dari layar konferensi saat mendampingi Ustadz Sukirman selaku Pimpinan Ponpesnya dan Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, Selasa (31/8/2021).
"Perkenalkan pak nama saya Luhut dari Tapanuli. Walaupun sama dari Tapanuli, saya Luhut santri, pak, bukan Luhut menteri," kata remaja itu yang kemudian membuat Jokowi tertawa.
Pada kesempatan itu, seperti tidak mau kehilangan kesempatan, Luhut pun kembali bercerita dan membeberkan rahasianya kepada Kepala Negara.
"Pak Presiden saya ada rahasia. Tapi untuk kita dua aja, Pak. Insya Allah 25 tahun ke depan saya ingin menjadi Menteri pak, seperti Pak Luhut," ungkap Luhut.
Luhut pun langsung menodong Jokowi. Dengan nada tegas dan lantangnya khas orang Sumatera, ia pun meminta persetujuan Presiden Jokowi.
"Setuju kan, Pak," kata Luhut.
"Setuju," jawab Jokowi.
"Dukung, ya, pak," timpal Luhut.
"Dukung," kata Jokowi sambil terkekeh.
Tentu yang dimaksud Luhut si santri itu adalah Luhut Binsar Pandjaitan, yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Jokowi dalam acara, juga mengajak dialog dengan santriwati. Pada kesempatan itu, Presiden memuji kebijakan Pondok Pesantren yang mewajibkan para santri dan santriwati untuk vaksinasi sebagai syarat ujian. Syarat itu juga berlaku kepada calon santri yang mau ingin 'mondok'.
Jokowi juga berjanji akan mendatangi Binjai, termasuk mendatangi Pesantren yang para santrinya baru berdialog dengannya.