Kamis, 23 Apr 2026

Plt. Kadinkes Tapteng Bareng Polisi dan IWO Tolong Korban Laka Tunggal Akibat Ayam Jago

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Jumat, 21 Nov 2025 07:44
Plt. Kepala Dinkes Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menghubungi unit ambulans sembari memberikan pertolongan kepada korban. Kemudian pihak Kepolisian Tapanuli Tengah bersama Plt. Kepala Dinkes Tapteng dan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng, beserta suami korban melakukan evakuasi korban laka tunggal ke dalam mobil ambulans
 Istimewa

Plt. Kepala Dinkes Tapteng, Lisnawati Panjaitan, menghubungi unit ambulans sembari memberikan pertolongan kepada korban. Kemudian pihak Kepolisian Tapanuli Tengah bersama Plt. Kepala Dinkes Tapteng dan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng, beserta suami korban melakukan evakuasi korban laka tunggal ke dalam mobil ambulans

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Lisnawati Panjaitan, menunjukkan responsivitas dan empati publik tinggi kepada korban kecelakaan tunggal di Jalan Raja Junjungan Lubis, Kecamatan Pandan, Kamis (20/11/2025).

Aksi cepat tanggap Lisnawati Panjaitan, berawal ketika ia melintas di lokasi kejadian, dan menyaksikan seorang wanita tergeletak mendapat pertolongan dari jurnalis Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng bersama aparat kepolisian Polres Tapanuli Tengah. Dan tanpa ragu, Plt. Kepala Dinkes ini langsung mengambil inisiatif dengan menghubungi unit ambulans untuk memastikan korban mendapatkan evakuasi medis secepat mungkin.

Ternyata, sikap Lisnawati Panjaitan itu mendapatkan apresiasi dari saksi laka tunggal. Menurut Anton Nababan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tapteng telah memberikan contoh yang melampaui ekspektasi. Ia juga kagum karena baru pertama kali melihat pejabat publik bertindak cepat seperti Lisnawati.

"Salut saya dengan ibu ini (Plt.Kepala Dinkes). Lihat lah tanggung jawab moralnya sebagai pejabat publik. Jarang kali lah pejabat kayak ibu ini (Lisnawati Panjaitan), yang langsung turun tangan dan menelpon ambulans. Lihat lah, di temuinya langsung korban itu, meski kakak itu (korban) duduk di tengah jalan," sebut Anton dengan bahasa pesisir.
Selain kagum dengan prilaku Lisnawati, Anton Nababan juga menyoroti aksi terpuji kolaboratif yang melibatkan anggota kepolisian, yakni Kanit Politik Polres Tapteng dan Kanit Polsek Pandan bersama jurnalis IWO. Ia memuji perbuatan heroik itu meskipun berpakaian biasa, tidak ragu terjun langsung memberikan pertolongan.

"Selain ibu itu, saya juga salut dengan bapak-bapak dari kepolisian yang menggunakan pakaian biasa tadi bersama wartawan. Mereka juga ikut mengangkat korban dari tempat korban jatuh," ungkap Anton.

Dijelaskan, bahwa peran kepolisian dan pengurus IWO Sibolga-Tapteng, bukan hanya sebatas evakuasi fisik korban. Tindakan sederhana namun krusial yang menunjukkan empati kemanusiaan juga dilakukan, seperti memberikan pertolongan pertama dan menenangkan korban.

"Pihak Kepolisian Tapteng dan awak media juga memberikan korban air minum dan tisu untuk melap luka korban," tambahnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Anton Nababan memperkuat ungkapannya, bahwa respons terhadap keselamatan warga tidak mengenal batas jabatan atau profesi. Dan peristiwa itu menjadi contoh nyata sinergi Pejabat publik dan penegak hukum beserta awak media bersama-sama berpegang teguh pada prinsip pelayanan kemanusiaan.

Sambung Anton menyampaikan, di balik kecelakaan tunggal yang dialami seorang wanita ketika menunggangi sepeda motor Beat di Jalan Raja Junjungan Lubis, dipicu oleh faktor yang tidak terduga, yakni seekor ayam Jago.

"Kakak ini (Korban) dari simpang DPR tadi menuju ke dalam. Rupanya seekor ayam jantan jago lewat mengarah ke kereta (Sepeda Motor) kakak itu, dan kakak itu melindas ayam itu," jelas Anton.

iklan peninggi badan
Meskipun Anton tidak dapat memastikan apakah kecelakaan terjadi karena korban panik atau karena rem mendadak sehinga kecelakaan yang mengakibatkan kaki kanan wanita tersebut tak berdaya.

Entah karena kaget lalu spontan nekan rem atau gimana, saya tidak tahu. Sampai kakak ini jatuh berbalik balik di aspal ini. Waktu kami angkat, dia bilang kaki kanannya sakit, gak bisa bergerak, kata korban. Itu harus di tandu. Lalu korban dibawa pake ambulans ke RSUD Pandan," katanya.

Saat korban terjatuh, warga dan pengendara, termasuk dari Markaz Kopi, segera memberikan pertolongan pertama. Bantuan ini kemudian dilanjutkan oleh Plt. Kepala Dinkes Tapteng, Lisnawati Panjaitan, yang mengawal korban menggunakan ambulans menuju RSUD Pandan untuk perawatan medis segera.

Pantauan di lapangan, seorang anggota Satpol PP Tapanuli Tengah menunjukkan kesigapan profesional di lapangan. Ia kemudian menghentikan kendaraan roda duanya sembari mengambil posisi sentral di tengah jalan, memberikan isyarat pengamanan yang jelas kepada pengguna jalan.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️